Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Tradisi Ngejot Iduladha di Kampung Angantiga Badung, Wujud Harmoni Islam-Hindu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tradisi toleransi umat beragama tetap lestari di Kampung Islam Bugis Angantiga, Desa Petang, Kabupaten Badung.
Setiap Hari Raya Iduladha, warga Muslim di kampung ini menjaga warisan leluhur berupa tradisi ngejot—berbagi daging kurban kepada warga Hindu di sekitar mereka.
Ketua Panitia Kurban 2025 yang juga Kepala Kampung Angantiga, Mbramsudin, menyampaikan bahwa tradisi ngejot ini telah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian dari perayaan Iduladha di kampung tersebut.
“Setelah prosesi pemotongan hewan kurban, kami selalu berbagi kepada saudara-saudara kami yang beragama Hindu, khususnya di Banjar Angantiga. Ini sudah menjadi kebiasaan sejak zaman leluhur, dan kami generasi sekarang hanya melanjutkan,” ujarnya, Jumat (6/6/2025), di Desa Petang.
Pada perayaan Iduladha tahun ini, panitia menerima 24 ekor kambing dan 4 ekor sapi untuk dikurbankan. Seluruh warga kampung terlibat aktif dalam pelaksanaan tradisi ini, mulai dari orang dewasa, remaja, hingga anak-anak.
Harmoni antarumat juga disampaikan oleh Bendesa Adat Angantiga, Nyoman Kamiana. Ia menuturkan bahwa hubungan erat antara umat Hindu dan Muslim di kampung ini telah terjalin sejak zaman dahulu.
“Leluhur kami, baik yang Hindu maupun Muslim, sudah sejak lama menjalin silaturahmi yang kuat. Setiap Iduladha, umat Muslim berbagi dengan kami, begitu juga saat Galungan, kami menjalin toleransi dengan mereka,” kata Kamiana.
Tradisi ngejot di Kampung Angantiga bukan hanya simbol toleransi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa keberagaman dapat hidup berdampingan dalam keharmonisan di Kabupaten Badung.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 333 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 328 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang