Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Penembakan WNA di Munggu, Sekda Bali: Keamanan Tanggung Jawab Bersama
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus penembakan terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Australia di sebuah vila kawasan Desa Munggu, Badung, menyita perhatian berbagai pihak.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Drs. Dewa Made Indra, ikut angkat suara terkait insiden yang mencoreng citra pariwisata Bali tersebut.
Dalam keterangannya di Sanur, Kota Denpasar, Minggu (22/6/2025), Dewa Indra menegaskan pentingnya menjaga ketenangan dan keamanan pariwisata Bali secara bersama-sama.
"Keamanan dan ketenangan pariwisata Bali adalah harga mati. Ini harus dijaga bersama, bukan hanya oleh aparat atau pemerintah," tegas Dewa Indra.
Ia menyebut, pemerintah melalui Dinas Pariwisata Provinsi Bali secara rutin mengampanyekan panduan Do and Don’t bagi wisatawan mancanegara dan domestik. Setiap pelanggaran, apalagi tindak kriminal yang mencoreng citra Bali, wajib ditangani secara terpadu.
Dewa Indra juga menekankan peran besar masyarakat lokal dalam ikut menjaga kondusivitas lingkungan wisata.
"Masyarakat harus bisa memberi contoh sikap dan perilaku yang baik, agar wisatawan merasa nyaman dan ikut beradaptasi. Ini adalah tanggung jawab kita bersama," ujarnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa pariwisata merupakan tulang punggung utama perekonomian Bali yang menyangkut hajat hidup banyak orang.
"Karena itu, keamanan wisata bukan semata tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat," tutup Indra.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang