Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
6 Warga Bali Dievakuasi dari Iran dan Yaman, Pemprov Siaga
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Enam warga Bali dilaporkan menjadi bagian dari proses evakuasi yang dilakukan pemerintah Indonesia dari wilayah konflik di Timur Tengah.
Ketegangan yang terjadi antara Israel dan Iran membuat pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengevakuasi sejumlah WNI dari Iran dan Yaman.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan keenam warga Bali tersebut saat ini dalam proses pemulangan ke Indonesia.
Baca juga:
WNI Asal Bali Berhasil Dipulangkan dari Lebanon, Pemprov Tidak Memandang Status PMI Ataupun Non PMI
“Sudah dilaporkan ada di Iran ada juga di Yaman. Sedang dievakuasi oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Nanti setelah tiba di Jakarta, kami sudah menugaskan Kepala Badan Penghubung Pemprov Bali di Jakarta untuk menerima. Kemudian memfasilitasi kepulangan ke Bali,” kata Dewa Indra saat menghadiri peresmian KEK Sanur dan Bali International Hospital (BIH) di Sanur, Denpasar, Rabu (25/6).
Menurut laporan sementara, terdapat enam warga asal Bali yang ikut dievakuasi. Namun, status mereka apakah pelajar atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) masih belum terkonfirmasi.
“Sementara dilaporkan ada enam orang. Dari Iran satu dari Yaman lima (orang). Karena datanya di Kementerian Luar Negeri yang tahu. Nanti setelah tiba di Jakarta, kami akan mendapatkan data yang lengkap, kami sudah menugaskan Kepala Badan Penghubung Provinsi Bali di Jakarta untuk kepulangannya,” ujarnya.
Dewa Indra juga menegaskan bahwa pihaknya akan bersiaga di Jakarta untuk menyambut kedatangan warga Bali tersebut, sembari menunggu informasi resmi dari Kemenlu mengenai jadwal pasti ketibaan mereka.
“Itu Kementerian Luar Negeri yang mengevakuasi. Kami akan menerima di Jakarta,” tambahnya.
Diketahui, selain warga Bali, pemerintah Indonesia juga mengevakuasi puluhan WNI lainnya dari Iran, Tel Aviv, dan Yerusalem. Direktur Pelindungan WNI Kemenlu, Judha Nugraha, menyampaikan bahwa total 51 WNI berhasil dievakuasi, terdiri dari 48 orang dari Iran dan dua orang dari Tel Aviv serta Yerusalem.
“Pasca ketibaan 11 WNI di Jakarta yang dievakuasi dari Iran pada tgl 24 Juni 2025 kemarin, hari ini (25/6) akan kembali tiba 48 WNI dan 1 WNA evacuees,” kata Judha dalam rilis resmi, Rabu (25/6).
Situasi di kawasan Timur Tengah memang tengah memanas sejak beberapa waktu terakhir. Pemerintah Indonesia terus memonitor kondisi warga negara Indonesia di wilayah tersebut dan memastikan proses evakuasi berjalan aman hingga mereka kembali ke tanah air. (sumber: merdeka.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8524 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5873 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3685 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2518 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar