Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Pascabanjir, Warga Jembrana Ramai-ramai Manfaatkan Genangan Air untuk Mancing
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pascabanjir yang melanda Kabupaten Jembrana beberapa waktu lalu, warga mulai menemukan sisi lain yang dianggap sebagai berkah.
Di beberapa titik bekas banjir, seperti di Jalan Sawah Gede, Desa Tegal Badeng Timur dan Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, warga beramai-ramai memanfaatkan genangan air untuk memancing.
Sejak Minggu (14/9/2025) pagi, sejumlah warga terlihat membawa alat pancing masing-masing. Mereka mencoba peruntungan menangkap berbagai jenis ikan yang diduga terbawa arus banjir tiga hari lalu. Jenis ikan yang berhasil didapat antara lain mujair, lele, hingga koi.
Salah seorang pemancing, Komang Sudiana, mengaku tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hasil.
Baca juga:
Warga Ceningan Hilang Saat Mancing di Tebing
“Baru lempar umpan sebentar sudah langsung dapat mujair. Malah ada juga lele. Kayaknya ikan-ikan ini kebawa banjir terus ngumpul di sini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Made Arya, warga setempat. Ia menyebut aktivitas memancing di genangan air ini menjadi hiburan tersendiri bagi warga setelah dilanda bencana.
“Ya, kemarin memang banjir bikin susah. Tapi sekarang bisa mancing bareng-bareng, suasana jadi lebih rame. Lumayan juga hasilnya bisa dibawa pulang,” katanya.
Fenomena ini tidak hanya dinikmati para pemancing, tetapi juga menarik perhatian warga lain yang datang sekadar menonton maupun ikut mencoba keberuntungan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1212 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 943 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 774 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 703 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik