Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Mahasiswi Asal NTT Tewas Gantung Diri di Kos Denpasar, Tinggalkan Secarik Kertas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang perempuan berinisial JLLD (21), mahasiswi asal Kalumbang, Wanga, Kambera, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas gantung diri di pintu kamar kos Jalan Antasura, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, pada Minggu (21/9/2025) dini hari.
Belum diketahui secara pasti motif peristiwa ini, namun aparat kepolisian menduga kuat penyebabnya terkait masalah asmara. Di kamar kos korban, ditemukan secarik surat pamitan kepada keluarga.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi, kejadian itu pertama kali diketahui sekitar pukul 00.30 WITA. Pemilik kos, I Putu Agus Saputra (40), mendapat kabar dari istrinya bahwa ada penghuni kos yang gantung diri.
"Saksi menangis melihat korban sudah lama keadaan tergantung kemudian mengetahui hal tersebut saksi langsung lari memberitahu pacar dari korban," beber AKP Sukadi.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian ini berawal ketika Ryan, pacar korban, menghubungi temannya untuk mengecek kondisi korban. Saat pintu kamar terbuka sedikit, saksi masuk dan mendapati korban sudah tergantung.
Selain itu, saksi lain bernama Rianato Diawa Garam (23) mengaku sempat menerima pesan WhatsApp dari korban yang berisi kata-kata perpisahan. Hal itu kemudian dikonfirmasi kepada Ryan dan teman-temannya.
Hasil pemeriksaan petugas Identifikasi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi tubuh korban menunjukkan ciri murni akibat gantung diri, seperti lidah terjulur, tangan mengepal, serta telapak tangan dan kaki membiru.
Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan secarik kertas bertuliskan pamitan korban kepada keluarganya, "TERIMAKASIH UNTUK KALIAN SEMUA MAAF BELUM BISA JADI ANAK, CUCU, ADIK, PONAKAN, SEPUPU YANG BAIK IYU UNTUK SEMUANYA*.
"Diduga kuat, korban meninggal karena motif percintaan," pungkas AKP Sukadi.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1047 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 835 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 657 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 614 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik