Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pabrik Furniture di Kerobokan Ludes Terbakar, Diduga Akibat Api Pembakaran Sampah

Minggu, 10 Mei 2026, 21:19 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/Pabrik Furniture di Kerobokan Ludes Terbakar, Diduga Akibat Api Pembakaran Sampah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Kebakaran hebat melanda tempat usaha produksi Barong Antiques dan Furniture di Jalan Gunung Tangkuban Perahu Nomor 88B, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Minggu (10/5/2026).

Kobaran api melahap bangunan produksi furniture dua lantai beserta material kayu dan berbagai peralatan kerja di dalamnya. Dugaan sementara, api berasal dari sisa pembakaran sampah di belakang bangunan yang belum sepenuhnya padam.

Dalam keterangannya, PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti mengatakan, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar diterjunkan ke lokasi kejadian.

Selain itu, satu unit mobil rescue juga dikerahkan untuk membantu proses penanganan kebakaran di kawasan padat penduduk tersebut.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi usaha.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang karyawan bernama Suyanto (49) yang saat itu sedang beristirahat di lantai dua area produksi furniture.

Sekitar pukul 13.30 WITA, saksi terbangun setelah merasakan hawa panas dan mencium bau asap yang menyengat. Saat memeriksa kondisi sekitar, saksi mendapati api sudah membesar di area produksi furniture.

Melihat kobaran api semakin besar, saksi langsung turun untuk menyelamatkan diri sekaligus memberitahukan pekerja lainnya.

Sementara itu, pemilik usaha bernama Made Sujana (60) yang berada di bagian depan lokasi saat kejadian langsung mematikan aliran listrik dan bergegas mencari bantuan ke kantor pemadam kebakaran terdekat.

Aiptu Ayu Inastuti menjelaskan, kebakaran tersebut menghanguskan bangunan produksi dua lantai, bahan baku kayu furniture, hingga sejumlah alat produksi.

"Diduga kuat api berasal dari sisa pembakaran sampah di belakang bangunan yang belum sepenuhnya padam," ungkapnya.

Hingga kini, aparat kepolisian dari Polsek Kuta Utara masih melakukan pendataan serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi terkait insiden tersebut.

Polisi juga meminta korban segera membuat laporan resmi guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami