Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
DPRD Bali Ungkap Pelanggaran Proyek Lift Kaca Kelingking, Pengembang Bakal Dipanggil
bbn/dok beritabali/DPRD Bali Ungkap Pelanggaran Proyek Lift Kaca Kelingking, Pengembang Bakal Dipanggil.
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali menaruh perhatian serius terhadap pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Klungkung.
Sejumlah pelanggaran yang ditemukan dalam inspeksi mendadak membuat proyek wisata tersebut terancam dihentikan sepenuhnya.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, I Made Suparta, mengatakan pihaknya akan memanggil dinas terkait baik dari Pemkab Klungkung maupun Pemerintah Provinsi Bali, termasuk pengembang proyek.
"Minggu depan rencananya (dipanggil), kita cek jadwal kantor dulu. OPD terkait Kabupaten Klungkung dan Pemerintah Provinsi, untuk pihak pengembang nanti akan kita perdalam," kata Suparta, Minggu (2/11).
Ia menambahkan, pemanggilan tersebut masih akan dimatangkan dalam rapat internal Pansus. Pendalaman terhadap pengembang nantinya juga akan melibatkan Satpol PP sebagai pihak yang memiliki kewenangan penindakan.
"Nanti pendalaman kepada pengembang atau pelaku usaha itu Satpol PP yang punya kewenangan, nanti Satpol PP yang melaporkan kepada kami ketika rapat," jelasnya.
Dalam sidak yang digelar pada Jumat lalu, Pansus menemukan tiga pelanggaran utama yang membuat proyek harus dihentikan sementara.
"Seperti fisiknya ada kegiatan di pinggir tebing itu pertama, kemudian ada kegiatan landasannya di pasir kan tanah negara itu, (ketiga) kan nggak boleh ada kegiatan di wilayah mitigasi bencana. Sudah jelas itu," ujar Suparta.
Tak hanya konstruksi, dokumen perizinan proyek juga dinilai belum lengkap. "Tata ruangnya sudah ditemukan melanggar karena wilayah mitigasi bencana, izinnya masih belum lengkap," tambahnya.
Sebelumnya, Satpol PP Bali resmi menghentikan sementara proyek lift kaca bernilai Rp200 miliar tersebut. Tindakan itu diambil usai Pansus TRAP DPRD Bali melakukan sidak ke lokasi pembangunan.
Baca juga:
Lift Kaca di Pantai Kelingking Jadi Sorotan, Koster Tugaskan DPRD Bali dan Satpol PP Cek Izin Proyek
"Diberhentikan sementara. Secara administrasi OSS memang sebagian besar sudah lengkap, hanya saja kesesuaian izin yang mereka kantongi itu masih ada yang (perlu dilengkapi) menurut temuan-temuan kami di lapangan," kata Kepala Satpol PP Bali I Dewa Nyoman Dharmadi, Jumat (31/10).
Dharmadi menyebut proyek yang bekerja sama dengan investor China itu berpotensi ditutup total. Selain masalah perizinan, ditemukan pula penggunaan material konstruksi yang dinilai tidak memenuhi rekomendasi Kementerian Ketenagakerjaan.
"Kajian dan temuan dari Disnaker ESDM juga dinyatakan bahwa bahan yang digunakan belum sesuai dengan yang direkomendasikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan," ujarnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8524 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5871 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3685 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2517 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar