Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




SMPN 1 Tembuku Tanamkan Peduli Sampah Sejak Dini

Selasa, 3 Februari 2026, 22:16 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/SMPN 1 Tembuku Tanamkan Peduli Sampah Sejak Dini.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda agar peduli terhadap lingkungan. Melalui edukasi dan praktik langsung pengelolaan sampah sejak dini, diharapkan persoalan sampah ke depan dapat ditangani secara lebih berkelanjutan.

Upaya tersebut seperti yang dilakukan SMP Negeri 1 Tembuku, Kabupaten Bangli. Sekolah ini secara konsisten menumbuhkan karakter peduli lingkungan kepada siswa melalui berbagai kegiatan pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan sampah, pembuatan kerajinan berbahan daur ulang, hingga pemanfaatan teba modern untuk menghasilkan kompos.

Kepala Sekolah SMPN 1 Tembuku, I Putu Eka Pradnyana, mengatakan penguatan karakter siswa dalam pengelolaan sampah terus diintensifkan melalui pendidikan dan pembiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah.

“Untuk memperkuat karakter anak didik terkait kesadaran dalam mengelola sampah, pihak sekolah terus mengintensifkan pendidikan agar siswa mampu memanfaatkan sampah menjadi barang berguna. Setiap hari anak didik wajib memilah sampah antara organik dan anorganik. Sampah plastik diolah menjadi kerajinan atau dikerjasamakan dengan bank sampah, sedangkan sampah organik diolah melalui teba modern untuk dijadikan pupuk,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).

Ia menambahkan, hingga saat ini karakter siswa dalam pengolahan sampah sudah berjalan dengan baik. Tidak hanya diterapkan di sekolah, kebiasaan tersebut juga mulai dibawa ke rumah dan lingkungan masing-masing siswa.

“Karakter peduli sampah ini tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi sudah dibawa ke rumah dan lingkungan siswa, sehingga memberikan dampak positif terhadap penanganan sampah secara lebih luas,” jelasnya.

Dengan komitmen bersama, sekolah tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan bersih, tetapi juga ikut mendukung target nasional dalam penanganan sampah. Sampah pun diharapkan tidak lagi menjadi beban, melainkan dapat memberikan manfaat dan bernilai ekonomi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami