Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Test Ride Berujung Pencurian, Motor Mahasiswa di Buleleng Dibawa Kabur

Selasa, 17 Maret 2026, 15:49 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Test Ride Berujung Pencurian, Motor Mahasiswa di Buleleng Dibawa Kabur.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Seorang mahasiswa, Kadek Ari Purnawan (21), menjadi korban pencurian sepeda motor di wilayah Buleleng. Motor Honda Beat DK 3041 UY miliknya raib dibawa kabur pelaku yang berpura-pura ingin membeli kendaraan tersebut dengan modus test ride.

Kasi Humas Polres Buleleng, Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Senin (16/3). Awalnya, korban berniat menjual sepeda motor miliknya melalui platform media sosial Facebook.

"Korban menjual motornya melalui Facebook. Kemudian Suminten menghubungi korban melalui pesan massanger, berpura-pura ingin membeli motor tersebut seharga Rp5,7 juta," jelas Iptu Yohana.

Pelaku yang diketahui bernama Ketut Nengah Suminten kemudian mengajak korban bertemu di Jalan Srikandi, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada. Saat pertemuan, pelaku datang seorang diri dan meminta korban mengantarnya ke tempat kos di sekitar lokasi.

Setibanya di lokasi, pelaku berpura-pura ingin memastikan kondisi motor dengan cara mencobanya. Tanpa rasa curiga, korban pun menyerahkan sepeda motor tersebut. Namun, setelah membawa kendaraan ke arah timur Jalan Srikandi, pelaku tidak kembali.

Kasus ini telah dilaporkan korban ke Polres Buleleng pada Selasa (17/3) dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Kasus ini merupakan tindak pidana pencurian. Saat ini pelaku masih dalam lidik,” terang Iptu Yohana.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 5,7 juta. Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melakukan transaksi jual beli kendaraan secara online.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya, serta memastikan identitas calon pembeli jelas. Hindari memberikan kendaraan untuk dicoba tanpa jaminan yang kuat,” tandasnya.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam transaksi digital, terutama saat berinteraksi dengan pihak yang belum dikenal guna menghindari tindak kejahatan serupa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami