Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gamelan Sakral Pura Dalem Panji Anom di Buleleng Dicuri, Krama Resah

Jumat, 1 Mei 2026, 18:24 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Gamelan Sakral Pura Dalem Panji Anom di Buleleng Dicuri, Krama Resah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Sejumlah perangkat gamelan sakral milik Pura Dalem Kalang Anyar, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, dilaporkan raib digondol maling pada Kamis (30/4) sore.

Peristiwa ini langsung memicu keresahan krama desa, mengingat gamelan tersebut memiliki nilai adat dan spiritual yang sangat penting dalam pelaksanaan upacara keagamaan.

Kasus pencurian pertama kali diketahui sekitar pukul 18.00 Wita oleh salah satu pengempon pura, Gede Indra, saat melintas di sekitar areal pura. Kecurigaan muncul ketika ia melihat pintu pura dalam kondisi terbuka.

Saat didekati, rolling door tempat penyimpanan gamelan ternyata sudah terbuka sebagian. Setelah diperiksa, sejumlah perangkat gamelan yang tersimpan di dalamnya diketahui hilang.

“Saya awalnya lewat mau belanja. Pas kembali, saya lihat pintu sudah terbuka. Setelah dicek, besi-besi gamelan sudah tidak ada,” ujarnya.

Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 39 bilah gong dilaporkan hilang. Selain itu, lima pasang cengceng juga ikut raib. Gamelan yang dicuri merupakan perangkat lama yang selama ini disakralkan dan hanya digunakan saat piodalan setiap enam bulan sekali.

Menurut Gede Indra, barungan gong di pura tersebut merupakan warisan lama yang kemudian dilengkapi melalui bantuan. Namun, perangkat yang hilang justru bagian lama yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi krama setempat.

“Ini pertama kali terjadi. Krama tentu sangat resah karena gamelan ini bukan hanya barang, tapi sarana upacara di pura,” imbuhnya.

Dampak kejadian ini, sekitar 250 krama dari dua dadia di Desa Panji Anom meningkatkan kewaspadaan. Mereka khawatir pencurian serupa dapat kembali terjadi di tempat suci lainnya.

Perbekel Desa Panji Anom, Nyoman Mustanda, menyampaikan pihak desa bersama masyarakat akan segera memperkuat sistem pengamanan pura, salah satunya dengan pemasangan kamera pengawas.

“Ke depan kami berencana memasang CCTV untuk antisipasi dan membantu proses penyelidikan,” katanya.

Hingga saat ini, kasus pencurian gamelan sakral tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Krama berharap perangkat suci warisan leluhur itu dapat segera ditemukan karena keberadaannya sangat penting, tidak hanya sebagai benda budaya, tetapi juga bagian dari tradisi dan spiritualitas desa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami