Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
Dana Desa Terpangkas, Jalan ke Pura Dukuh Bangli Tak Kunjung Diperbaiki
BERITABALI.COM, BANGLI.
Kerusakan sejumlah ruas jalan desa di Dusun Pucangan, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, hingga kini belum kunjung diperbaiki. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga akses masyarakat menuju Pura Dukuh untuk melaksanakan persembahyangan.
Salah satu ruas yang mengalami kerusakan adalah Jalan Singosari di Dusun Pucangan, Desa Kayubihi. Jalan sepanjang sekitar 436 meter yang menjadi akses utama masyarakat menuju Pura Dukuh itu kini dipenuhi kerikil dan terdapat sejumlah titik jalan berlubang.
Kepala Dusun Pucangan, Wayan Sulastra, mengatakan kerusakan Jalan Singosari terjadi secara bertahap selama sekitar tiga tahun terakhir. Guyuran hujan mempercepat kerusakan jalan, ditambah kendaraan roda empat bermuatan yang melintas membawa bambu maupun material bangunan.
"Kondisi jalan yang rusak membuat warga harus lebih berhati-hati saat menuju Pura Dukuh. Untuk sementara, hanya sepeda motor dan pejalan kaki yang diperbolehkan melintas, sedangkan kendaraan roda empat harus diparkir di sisi utara," ungkapnya, Selasa (29/09/2026).
Kerusakan jalan tidak hanya terjadi di Jalan Singosari. Kondisi serupa juga ditemukan di Jalan Pajajaran dan Jalan Srikandi menuju Jalan Sriwijaya.
Baca juga:
Buleleng Gelontorkan Rp63 Miliar untuk Infrastruktur, Ratusan Kilometer Jalan Rusak Dipetakan
Jalan Pajajaran memiliki panjang sekitar 775 meter, dengan bagian utara masih mengalami kerusakan. Sementara ruas Jalan Srikandi menuju Jalan Sriwijaya sepanjang sekitar satu kilometer juga ditemukan sejumlah titik aspal berlubang.
Ketiga ruas jalan tersebut sebenarnya telah dibahas dalam musyawarah desa. Pengukuran dan pengusulan perbaikan bahkan telah dilakukan sejak 2025. Namun, rencana perbaikan belum terealisasi.
Pemerintah desa menyebut keterbatasan Dana Desa tahun 2026 menjadi salah satu kendala. Anggaran desa mengalami pemangkasan karena dialihkan untuk program prioritas nasional, sehingga perbaikan sejumlah ruas jalan tersebut belum dapat dilakukan.
Baca juga:
Spanduk Kritik Jalan Rusak di Ubud Dicopot, Satpol PP Janji Beri Tempat Salurkan Aspirasi
Warga kini berharap ada solusi sementara maupun dukungan anggaran lain agar kerusakan jalan tidak semakin meluas. Perbaikan juga diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas persembahyangan menuju Pura Dukuh.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8546 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5902 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3700 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2532 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar