Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
3 Faktor Penyebab Ibu Alami Baby Blues
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Memiliki anak tentu jadi momen yang menyenangkan bagi setiap pasangan, terutama ibu baru. Tapi tak jarang ibu mengalami masalah suasana hati pascamelahirkan atau baby blues sesaat setelah melahirkan.
Gangguan kecemasan itu bukan tanpa sebab. Spesialis kedokteran jiwa klinik Health360 dr. Daniella Satyasari, Sp.KJ mengatakan, ada tiga penyebab ibu bisa alami baby blues, yakni karena faktor biologis, psikologis, dan sosial. Kata Daniella, ketiga faktor itu saling terkait satu sama lain.
"Masalah biologis karena adanya perubahan hormonal. Ibu yang hamil itu kan hormonnya naik turun. Waktu hamil hormonnya naik, jadi mual. Ketika melahirkan langsung turun drastis, ini menyebabkan perubahan mood yang mengakibatkan perubahan perilaku," jelas Daniella dalam webinar daring, Selasa (9/3/2021).
Masalah genetik atau faktor keturunan dari orangtua atau kakek nenek juga bisa menjadi penyebab baby blues.
Menurut Daniella, jika dalam keluarga ada riwayat alami masalah kejiwaan atau pernah depresi maka kemungkinan baby blues bisa terjadi.
"Huga adanya ketidakseimbangan zat kimia di otak yang kita tahu adalah dopamin, serotonin, dan juga yang lainnya. Biasanya kalau pada depresi, serotonin terlalu rendah," ucapnya.
Sementara itu, faktor psikologis berkaitan dengan pola asuh yang pernah didapat si ibu ketika kecil. Sikapnya dalam menyelesaikan masalah juga bisa menentukan cara berpikirnya dalam menyelesaikan masalah.
Faktor ketiga adalah sosial. Daniella menjelaskan bahwa faktor ini berkaitan langsung dengan hubungan si ibu dengan orang terdekatnya, pasangan, keluarga, juga teman.
"Misalnya pasangannya kurang mendukung, pasangannya sibuk kerja terus dari pagi sampai malam gak pulang-pulang. Lalu dia baru melahirkan merasa sendiri mengurus anak, jauh dari orangtua merasa enggak didukung. Ini juga bisa jadi pencetus seseorang alami gangguan kejiwaan setelah melahirkan," tuturnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8453 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5809 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3635 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2463 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar