Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
51 Gardu Listrik di Gianyar Terdampak Akibat Layangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
PLN Bali Timur mengatensi musim layangan karena akibat satu layangan saja puluhan gardu distribusi listrik terdampak hingga menyebabkan aliran listrik ke pelanggan terjadi pemadaman.
Tidak hanya itu, PLN juga mengalami kerugian material hingga jutaan rupiah. Seperti diungkapkan Humas PLN Bali Timur, Donald Manurung, Selasa (27/7).
Dijelaskan, untuk wilayah Gianyar jumlah gangguan akibat layang-layang tersangkut pada jaringan kabel listrik terjadi sebanyak 5 kali. Terhitung mulai Januari hingga Juli 2021 ini.
"Hari ini gangguan layangan ditemukan di sebelah timur Cocomart Batuyang. Menyebabkan sebanyak 51 gardu distribusi terdampak akibat gangguan ini," jelasnya.
Gangguan gardu distribusi, berdampak pada pemadaman listrik ke pelanggan. "Padam paling lama dirasakan pelanggan di daerah Banjar Sakih, Batuyang dan seputaran Terminal Batubulan selama 31 menit," ungkap Donald.
Selain itu, PLN juga mengalami kerugian sekitar Rp 4,3 juta akibat gangguan ini. "Kerugian PLN akibat gangguan ini sekitar Rp 4,3 juta," jelasnya.
Sebagai antisipasi, Donald mengatakan PLN Gianyar pada bulan Maret 2021 sudah berupaya melakukan sosialisasi bahaya layang-layang.
"Kita sudah sampai sosialisasi ke kantor desa dan Camat seluruh Kabupaten Gianyar. Agar pecinta layang-layang, memperhitungkan jarak aman dengan jaringan listrik. Jangan main layangan dekat gardu atau jaringan, sebisa mungkin agar mencari tanah lapang," sarannya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3494 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1321 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 689 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun