Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
51 Gardu Listrik di Gianyar Terdampak Akibat Layangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
PLN Bali Timur mengatensi musim layangan karena akibat satu layangan saja puluhan gardu distribusi listrik terdampak hingga menyebabkan aliran listrik ke pelanggan terjadi pemadaman.
Tidak hanya itu, PLN juga mengalami kerugian material hingga jutaan rupiah. Seperti diungkapkan Humas PLN Bali Timur, Donald Manurung, Selasa (27/7).
Dijelaskan, untuk wilayah Gianyar jumlah gangguan akibat layang-layang tersangkut pada jaringan kabel listrik terjadi sebanyak 5 kali. Terhitung mulai Januari hingga Juli 2021 ini.
"Hari ini gangguan layangan ditemukan di sebelah timur Cocomart Batuyang. Menyebabkan sebanyak 51 gardu distribusi terdampak akibat gangguan ini," jelasnya.
Gangguan gardu distribusi, berdampak pada pemadaman listrik ke pelanggan. "Padam paling lama dirasakan pelanggan di daerah Banjar Sakih, Batuyang dan seputaran Terminal Batubulan selama 31 menit," ungkap Donald.
Selain itu, PLN juga mengalami kerugian sekitar Rp 4,3 juta akibat gangguan ini. "Kerugian PLN akibat gangguan ini sekitar Rp 4,3 juta," jelasnya.
Sebagai antisipasi, Donald mengatakan PLN Gianyar pada bulan Maret 2021 sudah berupaya melakukan sosialisasi bahaya layang-layang.
"Kita sudah sampai sosialisasi ke kantor desa dan Camat seluruh Kabupaten Gianyar. Agar pecinta layang-layang, memperhitungkan jarak aman dengan jaringan listrik. Jangan main layangan dekat gardu atau jaringan, sebisa mungkin agar mencari tanah lapang," sarannya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1509 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1139 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 985 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 874 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik