Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 1 September 2026
Akhir Liga 1, Bali United Akhiri Kontrak 3 Pemain Seniornya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bali United yang baru saja menjuarai kompetisi Liga 1 musim 2021/2022 resmi mengakhiri kontrak kerja sama tiga pemain seniornya, yakni Michael Orah, Taufiq, dan Dias Angga Putra.
Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri menjelaskan pergantian pemain dilakukan untuk menyambut musim baru.
"Kami manajemen resmi mengakhiri kerja sama dengan tiga pemain untuk menyambut musim depan. Mereka adalah Michael Orah, Taufiq dan Dias Angga yang sudah berjasa besar bagi Bali United," katanya seperti dimuat Antara, Minggu.
Ketiganya merupakan pilar Serdadu Tridatu saat menjadi juara Liga 1 2019 dan 2021/2022 meski sudah berusia di atas 30 tahun.
"Mereka tentu sangat berjasa dalam prestasi Serdadu Tridatu menjuarai Liga 1 2019 dan juara Liga 1 musim ini. Semoga mereka sukses dalam perjalanan karier selanjutnya," kata Yabes.
Taufiq dan Dias Angga bergabung dengan klub kebanggaan masyarakat Bali itu sejak 5 Januari 2017 setelah membela Persib Bandung pada kompetisi Torabika Soccer Championship 2016.
Pada musim ini, Taufiq juga sempat dipinjamkan ke Persik Kediri bersama Fahmi Al Ayyubi.
Sementara itu, Michael Orah bergabung dengan tim asal Pulau Dewata usai hengkang dari Persija Jakarta yang baru saja menjadi juara Liga 1 2018.
Ketiga pemain tersebut diakui memiliki kualitas di lapangan hijau dan menjadi saksi keberhasilan Bali United meraih trofi pertama musim kompetisi 2019.
Pada musim ini, ketiga pemain tersebut mampu turut andil dalam kesuksesan tim asuhan Stefano Cugurra mempertahankan piala kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun