Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Angka Kehamilan Tidak Diinginkan di Bali Lebih Tinggi dari Nasional
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan stakeholder, mitra kerja dan instansi terkait tentang Hasil Analisis Lanjut Hasil Penelitian Kependudukan dan KB KS maka Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali menggelar Diseminasi Hasil Analisis Lanjut Hasil Penelitian Kependudukan KB KS.
Kegiatan ini diselanggarakan di Ruang Wacika BKKBN Bali pada Selasa (10/11). Kepala Perwalakilan BKKBN Provinsi Bali, Agus P Proklamasi dalam sambutannya menyampaikan bahwa penelitian sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivas dan keberhasilan pelaksana Program Bangga Kencana.
“Perlu dukungan penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan efektivitas dan keberhasilan pelaksanaan program Bangga Kencana secara nasional”, Jelasnya.
.jpeg)
Adapun hasil analisis lanjut hasil penelitian Kependudukan dan KB KS atau SKAP 2019 pada provinsi Bali yaitu Angka Kelahiran (TFR) menyentuh 2.30, Kebutuhan KB yang tidak terlayani (unmet need) sebesar 8,1 menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan KB yang tidak terlayani sedikit, Angka pravelansi kontrasepsi (CPR) semua cara untuk perempuan usia 15-49 tahun sebanyak 65,95%, penggunaan metode kontrasepsi jangka Panjang (MKJP) sebanyak 43,09% dan Kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) sedikit lebih tinggi dari rata-rata nasional yaitu sebesar 17,6 %.
Agus P Proklamasi juga menambahkan bahwa hasil penelitian kependudukan dan KB KS ini dapat digunakan sebagai bahan rekomendasi pengambil keputusan dalam upaya menghasilkan kebijakan berbasis bukti.
“Penelitian dan Pengembangan ini tentunya juga menjadi bahan rekomendasi bagi para pengambil keputusan/pengempu kepentingan dalam upaya menghasilkan kebijakan berbasis bukti,” tambahnya.
Seminar ini dilanjutkan dengan penyampaian narasumber diantara CPHI Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan Kepala Bidang Pelatihan dan pengembangan serta sub Koordinator Perencanaan. Peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut berjumlah 30 orang dengan menerapkan protokol Kesehatan.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8475 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5825 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3650 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2480 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar