Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
Anus Sakit Disodomi Paksa Suparta, Perempuan Lumajang Lapor Polisi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kekerasan seksual menimpa seorang perempuan berinisial AS (32) asal Lumajang, Jawa Timur. Korban disodomi secara paksa oleh seorang pria asal Klungkung, I Ketut Suparta (42) di dalam kamar kosnya di seputaran Jalan Nusantara Tuban, Kuta.
Akibat pelecehan seksual tersebut, korban mengalami rasa sakit di bagian anusnya dan melaporkan kejadian ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar, pada Selasa (21/1/2020). Sehari dilaporkan, I Ketut Suparta berhasil ditangkap petugas Reskrim Polresta di rumahnya.
"Ya benar, pelaku sudah kami tangkap setelah kasusnya dilaporkan," ujar Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Kami (30/1/2020).
Namun, mantan Kapolsek Kuta Utara itu enggan membeberkan kronologis kejadian. Pasalnya, dia belum menerima laporan dari anggotanya.
"Nanti ya saya cek dulu. Tapi pelaku sudah kami tahan dan jalani pemeriksaan," ungkap mantan Kasat Narkoba Polresta Denpasar itu.
Korban AS melaporkan dirinya mengalami kekerasan seksual yang terjadi Bulan November hingga Desember 2019 lalu. Pelaku yang dikenal korban itu datang ke rumah kosnya di Jalan Nusantara Tuban Kuta. Di rumah kosan itu korban tinggal sendirian.
Setelah di dalam kamar, pelaku I Ketut Suparta memaksa korban untuk berhubungan badan, namun korban menolak. Pria asal Desa Kusamba Dawan Klungkung itu semakin beringas. Ia terus memaksa dan kemudian mempeloroti pakaian korban.
Tanpa bisa dicegah, pelaku yang diduga memiliki kelainan seksual ini akhirnya menyodomi korban di kamar tersebut. Sementara korban menangis karena merasakan sakit dan perih di bagian anusnya. Setelah melampiaskan hasrat seksualnya, pelaku I Ketut Suparta kabur.
"Informasinya korban sudah sering disodomi pelaku di kamar kosnya. Pelaku mengancam korban agar tidak lapor ke Polisi," ujar sumber kepolisian.
Korban mengaku tidak berani melaporkan kasus tersebut karena takut ancaman pelaku yang akan memukuli dirinya. Trauma karena pelecehan itu kerap terjadi, sehingga korban nekat melaporkan pelaku ke Unit PPA Satreskrim Polresta Denpasar.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8495 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5838 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3661 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2490 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar