Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
BKD Gugurkan CPNS Siluman
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kepala Badan Kepegawaian Tabanan, I Ketut Bugir akhirnya menggugurkan Bayu Sulatra Putra menjadi CPNS Tabanan. Hal itu diputuskan setelah pihaknya berkoordinasi dengan RSUD Tabanan yang menyatakan Bayu memang selama ini tidak melakukan kewajibannya sebagai pegawai di RSUD Tabanan.
Bugir yang didampingi Kabag Humas Pemkab Tabanan , I Wayan Sarba Senin (22/9) menjelaskan kronologis turunnya nama Bayu sebagai salah satu CPNS Tabanan.
Pada tahun 2005 silam pemerintah pusat memita data semua tenaga harian, maupun Honda yang belum mejadi PNS. Kala itu unit kerja mengirimkan nama-nama tenaga harian ke pemerintah pusat, termasuk nama Bayu Sulatra Puta yang ditandatangani oleh Direktur RSUD Tabanan saat itu Alm. Dr Ketut Sanjana.
"nama-nama yang disetor ke BKD oleh masing-masing unit kerja langsung dikirim ke Jakarta, dan kita tidak mengecek ulang, apakah memang benar nama terebut menjadi tenaga harian maupun kontrak di tempatnya masing-masing," jelas Bugir.
Ditambahkannya, setelah data base itu dikirim ke Pusat, satu tahun kemudian yakni mulai dari tahun 2006, 2007 hingga 2008 nama-nama yang dikirim itu secara bertahap diumumkan sebagai CPNS.
Pada tahun 2008 ini nama Bayu kemudian muncul di pengumuman CPNS. "nama Bayu muncul sebagai CPNS yang ditugaskan di RSUD Tabanan, dan dia harus melangkapi semua administrasi untuk menjadi CPNS. Karena memang Direktur RSUD Tabanan sudah menyatakan tidak dapat menandatangani bukti gaji, secara otomatis, Bayu gugur dalam CPNS," tegasnya.
Karena sesuai dengan aturan, persyaratan yang harus dilengkapi oleh CPNS adalah absensi, pengesahan SK Harian, surat penjelasan pelaksanaan tugas dari unit kerja dan bukti pembayaran gaji," salah satu saja persyaratan ini tidak dapat dipenuhi, maka otomatis yang bersangkutan gugur sebagai CPNS," jelas Bugir diamini Kabah Humas I Wayan Sarba.
Ditandaskanya juga selain Bayu ada dua orang lagi yang namanya muncul di CPNS namun gugur menjadi PNS yakni salah satu anggota Satpol PP yang meninggal dunia, dan satunya lagi yang kena kasus calo PNS. "dari 190 pegawai yang namanya tercantum dalam CPNS, 3 orang dinyatakan gugur," beber Bugir.
Kekosongan tiga orang itu akan diusulkannya lagi nama-nama ke Jakarta untuk mengganti ketiganya. Bugir menambahkan, dari 1845 pegawai yang masuk data base, kini tinggal 170 pegawai yang belum keluar namanya menjadi CPNS." Menurut informasi dari BKN, tahun 2009 semua pegawai yang telah masuk data base tuntas menjadi PNS di Tabanan," pungkasnya.
Seperti berita sebelumnya, RSUD Tabana digegerkan oleh nama Bayu Sulatra Putra sebagai CPNS yang ditugskan di RSUD Tabanan. Awak medis RSUD Tabanan pun geram dengan munculnya nama Bayu. Karena selama ini tidak ada satu pun pegawai yang memiliki nama tesebut.
Direktur RSUD Tabanan, Dr IGd Wiryana Patra Jaya juga mengatakan tidak akan mengeluarkan daftar gaji bagi Bayu, karena selama ini memang di RSUD Tabanan tidak ada nama pegawai yang tercantum di papan pengumuman CPNS, Kamis (18/9) lalu. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 290 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 282 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang