Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
Bocah 12 tahun Bobol Toko Curi Rp8 Juta untuk Main Game Online
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bocah laki-laki berumur 12 tahun terlihat tidak menunjukkan rasa takutnya saat dihadapkan pada layar monitor dalam sidang online di PN Denpasar. Bocah ini terjerat kasus pencurian uang senilai Rp8 juta di sebuah toko.
"Maaf pak sidang anak. Tertutup, nanti kami informasikan usai sidang," demikian pihak Posbakum Peradi Denpasar yang menyaksikan jalannya sidang online secara tertutup tersebut di dalam ruangan.
Usai berlangsungnya sidang, dikatakan bahwa terdakwa anak ini disangkakan dalam Pasal 363 KUHP terkait tindak pidana pencurian. Dimana Jaksa IB Swadarma,SH mengajukan hukuman kepada terdakwa anak pidana kurungan selama 1 tahun.
"Dari Posbakum menyampaikan kepada majelis hakim agat terdakwa anak ini bisa diberikan pengampunan dengan melihat latarbelakang anak. Jika memang harus diberikan hukuman, agar diberikan hukuman yang sepantasnya," sebut anggota dari Posbakum ini di PN Denpasar.
Dikatakannya, bahwa terdakwa anak ini tinggal bersama pamannya di wilayah lingkungan Denpasar Barat. Selama ini memang jarang dapat perhatian dan jarang pulang ke rumah.
Sehingga lingkungan yang tak mendukung, membuat terdakwa anak ini terlantar. "Sejak masih berumur 10 bulan sudah diasuh sama pamannya," ungkapnya.
Terdakwa anak yang yatim piatu sejak umur 10 bulan ini, bisa dikatakan sudah berulang kali terjerat dalam kasus yang sama. Dan kali ini adalah kasus yang kelima kalinya berurusan dengan hukum.
Pertama kasus pencurian dilakukan pada bulan Mei 2017, saat itu dihadapan Polisi berakhir dengan jalan damai. Masih di tahun yang sama, sekitar bulan September kembali melakukan pencurian yang hasilnya diberikan hukuman Diversi (sanksi sosial bersih-bersih di rumah korban).
Selanjutnya, di tahun 2018 pertengahan bulan Oktober kembali melakukan tindak pidana pencurian dengan pengrusakan. Terdakwa anak ini akhirnya masuk ranah hukum dan dijatuhi hukuman pidana ringan.
Seakan tidak punya rasa jera, tiga bulan dibui membuatnya kembali melakukan hal serupa. Itu dilakukan pada bulan Mei 2020, tahun kemarin. Hasilnya, majelis hakim memberikan hukuman selama 10 bulan kurungan.
Kali ini, terdakwa dilaporkan berawal dari toko milik korban Abdullah yang dalam keadaan berantakan. Diketahui sebuah jendela dibobol, dilaporkan kehilangan mencapai kerugian Rp.8 juta.
"Terdakwa anak ini pengakuannya dihadapan Hakim I Made Yuliada,SH.,MH mencuri untuk game online. Jadi uangnya dibelikan semacam voucher game online," sebutnya.
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8453 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5809 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3635 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2463 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar