Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Bocah 6 Tahun Asal Jembrana Lihai Bermain Gambelan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Di masa pandemi covid-19 saat ini tidak semua anak anak bisa memanfaatkan wakunya untuk belajar dan menekuni hobi yang dimilikinya. Bahkan anak anak sekang lebih cenderung ke teknologi seperti main gadget.
Namun berbeda dengan seorang anak di Kecamatan Melaya, Jembrana. Bak seorang pria dewasa, seorang bocah yang berumur 6 tahun dengan lihai dan merdu memainkan gambelan Bali (Gong) yang biasa digunakan saat upacara keagamaan umat Hindu.
Bocah tersebut bernama I Komang Daffin Rafrinda Gama yang bertempat tinggal di Banjar Adat Pangkung Tanah Kangin Desa Melaya Jembrana. Anak yang baru kelas 1 SD tersebut juga ikut dalam sekaa yang diberi nama Sekaa Gong Lila Winangun.
Dengan adanya semangat dari anak tersebut yang ikut berlatih megambel bisa memotivasi anak sebayanya, jarang anak seusianya ada yang mau belajar melatih diri untuk bisa memainkan alat gamelan.
Menurut pelatih gong I Nyoman Sukadana, dengan adanya anak-anak yang ikut berlatih megambel, ini sebagai motivasi kepada anak lainnya agar ikut berlatih megambel. Pihaknya rutin berlatih setiap 1 minggu sekali.
“Di Jaman teknologi yang sudah modern seperti sekarang memang jarang anak-anak mau berlatih megambel. Saya sangat berharap anak-anak muda supaya bisa aktif berlatih dan tentunya ada bimbingan dari kami,” terangnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1496 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1129 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 975 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 862 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik