Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dewan Urus Nasib Pedagang di Pantai Nyanyi

Rabu, 31 Maret 2021, 22:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

DPRD Tabanan memberikan perhatian pada para pedagang di kawasan pantai Nyanyi. Komisi II DPRD Tabanan bahkan meninjau lokasi para pedagang di jalan masuk ke pantai pada  Rabu (31/3).

Komisi yang membidangi urusan ekonomi dan pembangunan ini menyarankan agar Dinas Pariwisata berkoordinasi dengan pihak desa, adat, sampai dengan camat untuk menyediakan solusi bagi para pedagang tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Tabanan, I Wayan Lara, menyebutkan bahwa kegiatan komisinya tersebut untuk menindaklanjuti aduan dari salah satu warga yang berjualan di lokasi itu. 

Dari kegiatan yang dilakukan komisinya tersebut, diperoleh informasi bahwa lokasi mereka berjualan saat ini merupakan jalan kabupaten. 

Status jalan itu sudah berlaku sejak empat bulan lalu. 

“Mereka menghubungi kami dengan maksud ingin mendapatkan pendampingan. Karena mereka jualan di timur diusir. Disuruh pindah. Kemudian jualan di sebelah barat juga diusir,” jelas Lara, usai meninjau lokasi persoalan.

Lara yang kala itu didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Tabanan, AA Sagung Ani Ariani, menyimpulkan agar Dinas Pariwisata melakukan komunikasi dari tingkat desa. Mulai dari perbekel, desa adat, dusun, bahkan langsung ke camat. “Sehingga mereka di sana bisa berjualan. Bagaimanalah teknisnya. Toh, mereka juga warga Tabanan,” tukasnya.

Dia menegaskan, ada baiknya para pedagang yang sudah dua tahunan beraktivitas itu disediakan tempat. Sehingga aktivitas mereka dalam berdagang tidak mengganggu ketertiban umum. Mengingat lokasi berdagang mereka saat ini ada di jalan kabupaten. Persisnya di ruas jalan yang dibangun desa sepanjang 50 meter.

“Kalau berjualan di jalan juga tidak benar. Jalan ke pantai tertutup. Maka kami minta koordinasi. Apakah bisa untuk sementara menempati lahan investor yang ada di sebelah baratnya. Toh sekarang lagi tidak ada kegiatan. Ini tinggal komunikasi dari aparat di bawah saja,” pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/adv



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami