Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Dikoperindag Jembrana Temukan Cacing pada Makarel Impor
Selasa, 10 April 2018,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana, Menindaklanjuti polemik makanan ikan kalengan yang mengandung cacing, Pemkab Jembrana di bawah Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, mengadakan pengawasan dengan turun ke sejumlah toko maupun supermarket.
[pilihan-redaksi]
Hal ini guna menindaklanjuti himbauan dari BPPOM RI untuk mengecek langsung toko, atau swalayan yang menjual ikan dalam kaleng (sarden) serta bahan bakunya dari makarel serta memastikan apakah mereknya sudah terdaftar di BPPOM .
Hal ini guna menindaklanjuti himbauan dari BPPOM RI untuk mengecek langsung toko, atau swalayan yang menjual ikan dalam kaleng (sarden) serta bahan bakunya dari makarel serta memastikan apakah mereknya sudah terdaftar di BPPOM .
Untuk memastikan dugaan tersebut, beberapa produk itu dibeli dan dijadikan sampel untuk dicek laboratorium BPPOM Provinsi Bali di Denpasar. Hasilnya dari delapan sampel yang dibawa, empat produk positif mengandung cacing. Seluruhnya merupakan jenis makarel yang berbahan baku impor.
Sedangkan pada produk sarden hasilnya negatif sehingga aman dikonsumsi. Hal itu diungkapkan Kadis Koperindag Jembrana Made Gede Budhiarta,senin (9/4) di Negara.
Langkah selanjutnya dari Dinas Koperindag Jembrana menurut Budiartha yakni menghimbau toko-toko yang menjual untuk menarik dari peredaran serta tidak menjual lagi produk yang berbahan makarel. Himabauan pelarangan berlaku sementara sambil menunggu arahan dari pemerintah pusat.
"Dalam memberikan perlindungan kepada konsumen, dihimbau untuk lebih cermat dan hati–hati dalam membeli produk pangan. Selalu cek dalam membeli berpedoman pada prinsip KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kadaluarsa). Selain itu pastikan kemasannya dalam kondisi utuh dan membaca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari BPPOM RI, pastikan memiliki ijin edar serta tidak melewati masa kadaluarsa," ungkapnya.
[pilihan-redaksi2]
Selama ini Dinas Koperindag Jembrana telah aktif melakukan upaya perlindungan konsumen dengan pembinaan ke sejumlah toko/warung serta melakukan pengawasan minuman beralkohol. Pembinaan itu dilakukan bagi semua pedagang yang dalam pengawasan ijin SIUP MB serta kelayakan suatu makanan atau produk dari sisi masa berlakuknya demi keamanan perlindungan konsumen.
Selama ini Dinas Koperindag Jembrana telah aktif melakukan upaya perlindungan konsumen dengan pembinaan ke sejumlah toko/warung serta melakukan pengawasan minuman beralkohol. Pembinaan itu dilakukan bagi semua pedagang yang dalam pengawasan ijin SIUP MB serta kelayakan suatu makanan atau produk dari sisi masa berlakuknya demi keamanan perlindungan konsumen.
Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha menginstruksikan kepada dinas terkait untuk aktif melakukan pengawasan ke sejumlah produsen / toko untuk tidak menjual kembali produk yang ada cacingnya. Para produsen juga dihimbau dalam memproduksi barang agar memperhatikan standar yang sudah ditetapkan. "pengawasan harus rutin,jangan baru ada kasus baru turun kebawah," tegas Artha.
Sedangkan kepada masyrakat , Bupati Artha berpesan agar tidak perlu panik. Hanya harus berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan-makanan kaleng, pastikan dulu kemasan aman sehingga bisa dikonsumsi dengan cara memperhatikan label edar, masa kadaluarsa serta dilengkapi ijin BPPOM.(bbn/Jim/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1499 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1130 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 978 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 866 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026