Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Eliminasi Anjing Liar di Bedulu Gianyar Diadang Yayasan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Eliminasi anjing liar yang sempat berlangsung pekan lalu sempat dihalangi oleh oknum pecinta anjing sehingga terhambat. Padahal warga menginginkan agar anjing liar yang diduga datang dari luar desa dieliminasi. Sebab beberapa warga resah jadi korban gigitan.
Rencana eliminasi anjing liar itu terungkap usai pertemuan antara pihak pecinta anjing dengan pihak pemerintah desa Bedulu, Selasa (25/10). Perbekel Bedulu I Putu Ariawan mengatakan pihaknya dalam eliminasi anjing liar dan terindikasi rabies tentu sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku.
“Tentu kami di pemerintahan desa menjalan tugas sesuai dengan rekomendasi,” ujarnya.
Dikatakan lebih lanjut, anjing yang diburu ini sudah menggigit tiga warga. “Ini anjing yang positif kan berkeliaran, jadi untuk menyelamatkan masyarakat satu-satunya cara harus dieliminasi, karena obat rabies juga belum ada,” ujarnya.
Akibatnya warga pun kini kembali resah, sebab pemerintah melakukan penundaan eliminasi karena desakan dari pecinta anjing.
“Masyarakat waswas, karena sampai saat ini tidak ada tindakan, karena kami pemerintah mengalah dulu. Janjinya kan yayasan ini yang akan mengangkut semua,” ujarnya.
Sebelumnya, upaya eliminasi anjing diadang pecinta anjing. Petugas yang hendak memburu anjing dihadang. Sampai ada pecinta anjing yang berlutut di hadapan petugas eliminator. Saat itu eliminasi pun tertunda.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1496 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1129 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 975 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 862 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik