Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Empat Cewek Kafe di Seririt Positif Pakai Narkoba

Minggu, 27 Maret 2016, 18:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/singaraya.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Empat pekerja kafe, tiga diantaranya waitress diduga sebagai penguna aktif narkoba jenis sabu-sabu. Hal itu terungkap saat Tim Gabungan Polres Buleleng bersama Kodim 1609 Buleleng dan Sub Den Pom Singaraja melakukan razia dalam Operasi Bersinar, Berantas Sindikat Narkoba yang dilaksanakan hingga Minggu (27/3/2016) dinihari.
 
Operasi Bersinar yang dikomando langsung Kepala Bagian Operasional Polres Buleleng Kompol I Ketut Gelgel menyasar sejumlah kafe di Seririt. Di kafe Raja polisi melakukan test urine terhadap empat orang waitress, satu diantaranya positif berinisial VV (21) dari Bandung.
 
Selanjutnya saat menyasar kafe Nibbana dengan melakukan test urine terhadap enam orang waitress dan staff, tiga orang hasilnya positif, diantaranya PL (23)  asal Medan, IC (22) asal Jawa Barat dan staff café , SD (26) warga Kelurahan Seririt. 
 
Selain itu Tim Gabungan juga menyasar Café Monster dan Café Grand Surya, namun di kedua café itu tidak ditemukan pekerja café yang positif mengkonsumsi narkoba.
 
“Dari empat café yang kita sasar, itu ada empat yang kita temukan positif, tiga orang waitress dan satu karyawan café, tetap kita akan telusuri temuan ini, kasus narkoba di Buleleng sementara ini memang ada peningatan,” ungkap Gelgel, seperti dilansir Singaraya.com.
 
Kabag Ops Ketut Gelgel mengatakan, razia narkoba dalam Operasi Bersinar akan terus dilaksanakan. Mengingat Di Buleleng dua tahun terakhir kasus narkoba meningkat tajam. 
 
“Kita melaksanakan kegiatan operasi yang diberi sandi operasi bersinar, ini merupakan perintah pimpinan, perintah Pak Kapolri, jadi kita seluruh jajaran, baik Polres maupun Polsek-Polsek kita melaksanakan Operasi Bersinar ini, artinya Berantas Sindikat Narkoba, kita operasi ini selama satu bulan an kita akan menyasar café untuk menyusuri peredaran narkoba ditempat-tempat itu nanti kita akan laksanakan sema operasi ini, tidak hanya tempat hiburan malam saja yang jadi sasaran tetapi kedepannya juga akan menyambangi hotel dan kos-kosan," ungkapnya.
 
Dari indikasi keterlibatan empat orang yang diketahui mengkonsumsi narkoba jenis shabu-shabu itu, menurut Kasat Res Narkoba Polres Buleleng, AKP Made Agus Dwi Wirawan dilakukan langkah-langkah penindakan lebih lanjut, polisi juga menyita handphone keempat pekerja hiburan malam tersebut.
 
“Belum ada penahanan nanti kami panggil dulu untuk diperiksa lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan HP keempat pelaku, baru dapat diketahui lebih lanjut apakah yang bersangkutan adalah pengedar atau hanya sebagai pemakai,” ujar Agus Dwi Wirawan.
 
 
Disisi lain, meski polisi belum bisa memastikan secara jelas keterlibatan keempat orang dalam penyalahgunaan narkoba, namun tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan sebuah jaringan sindikat narkoba.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami