Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Gegara Api Dupa Rumah Terbakar, Rugi Rp50 Juta
Kamis, 29 Juni 2017,
18:56 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Percikan api dupa yang lupa dimatikan saat sembahyang diduga menjadi penyebab kebakaran bangunan tempat penyimpanan alat-alat upakara milik Ni Nengah Sumitri (55) di Jalan Teropong, Banjar Delod Puri, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan, Kamis (29/6).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.30 WITA itu. Namun bangunan nyaris ludes dan kerugian material yang diderita korban mencapai Rp50 juta.
[pilihan-redaksi]
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, pemilik rumah Sumitri melaksanakan persembahyangan sekitar pukul 09.15 WITA. Korban kemudian menaruh dupa di pelangkiran bangunan lantai 2. Karena merasa aman, korban kemudian pergi berbelanja ke pasar.
Tak berselang lama atau sekitar 10 menit kemudian, kedua anak korban Ni Putu Trisnayanti (33) dan I Made Sumerta Yasa (30) melihat api sudah berkobar di gudang yang berukuran 5 x 3 tersebut. Kontan saja dibuat terkejut dan meminta pertolongan warga untuk menghubungi pihak kepolisian Polsek Kediri dan pihak Polsek Kediri langsung menelpon pemadam kebakaran.
Dua unit mobil pemadam kebakaran Tabanan tiba sekitar 10 menit kemudian untuk memadamkan api yang sudah meludeskan isi dan bagian atap gudang tersebut. Saat itu pula warga setempat, PMI dan pihak kepolisian bersama-sama bergotong royong memadamkan api. Api pun bisa dimatikan selama 30 menit.
Menurut penuturan keluarga korban, tidak ada barang-barang yang berharga terbakar. Hanya perlengkapan upakara yang ludes sebab bangunannya tersebut berada dilantai dua. Sedangkan bangunan yang berada dibawahnya, antara lain, satu buah kamar mandi, tiga buah tempat tidur, satu buah dapur, dan satu buah kamar tamu tidak kena imbas, hanya saja kena imbas basah saat pemadam melakukan pemadaman api.
Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sumarajaya menjelaskan, puing bangunan tersebut sudah ludes terbakar. Kebakaran dikarenakan dupa sebab pemilik rumah sebelum pergi berbelanja usai sembahyang.
"Penyebabnya adalah api dupa, setelah kami cek bersama tim inafis," jelasnya.
Dirinya menambahkan, akibat peristiwa tersebut diperkirakan kerugiannya mencapai Rp50 juta. Sedangkan bangunan yang berada dibawahnya tersebut tidak kena imbas gosong. Hanya basah saja akibat pemadaman api.
"Tadi sudah ditangani secara bersama-sama oleh warga, polisi dan pemadam kebakaran," jelas Kompol Sumarajaya. [nod/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1502 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1133 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 982 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 871 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026