Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
Gejala Aneh Covid-19, Waspada Perubahan pada Lidah dan Sariawan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seperti yang dilaporkan, gejala virus corona Covid-19 paling umum meliputi demam, batuk kering, dan kelelahan. Sedangkan gejala lain yang kurang umum termasuk anosmia, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, mata merah, diare, atau ruam kulit.
Namun Tim Spector, profesor epidemiologi genetik di King's College London, mengatakan terjadi peningkatan jumlah pasien yang menderita gejala aneh seperti lidah Covid (Covid tongue) dan sariawan.
Gejala yang menyerang area mulut itu belum terdaftar oleh WHO sebagai gejala Covid-19.
"Satu dari lima orang dengan Covid masih hadir dengan gejala yang kurang umum yang tidak masuk dalam daftar resmi PHE (Kesehatan Masyarakat Inggris) - seperti ruam kulit. Melihat peningkatan jumlah lidah Covid dan sariawan yang aneh. Jika Anda memiliki gejala yang aneh atau bahkan hanya sakit kepala dan kelelahan tetaplah di rumah!," ujarnya dalam sebuah tweet, Kamis (14/01/2021).
Profesor Spector sendiri adalah penyelidik utama aplikasi 'ZOE COVID Symptom Study' yang memungkinkan orang untuk mendaftar dan melaporkan sendiri gejala Covid-19 mereka.
Dilansir dari The Health Site, peneliti berhipotesis bahwa banyaknya reseptor ACE2 (angiotensin converting enzyme) di jaringan mulut dapat membuat mulut menjadi area yang rentan terhadap virus corona.
Reseptor ACE2 adalah komponen kunci dalam infeksi Covid-19 karena memfasilitasi masuknya virus ke dalam sel inang target.
Ada juga penelitian yang mendukung klaim Profesor Spector tentang gejala mulut dan lidah terkait Covid-19.
Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Evidence-Based Dentistry tahun lalu melaporkan tiga pasien Covid-19 yang mengalami ulserasi mulut atau lepuh pada mulut.
Sebuah artikel di New York Times juga membahas tentang masalah mulut seperti gigi tanggal, gusi sensitif, gigi berubah abu-abu, dan gigi retak di antara para pasien Covid-19.
Menurut para ahli, Covid-19 bisa memengaruhi tiap orang dengan cara yang berbeda. Meski sebagian besar orang yang terinfeksi akan mengalami penyakit ringan hingga sedang, beberapa mungkin mengalami gejala yang parah seperti sesak napas, kehilangan nafsu makan, kebingungan, nyeri atau tekanan yang terus-menerus di dada. Jika sudah parah, perlu adanya perawatan di rumah sakit.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8467 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5817 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3642 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2470 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar