Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Gepeng Kembali Mencuat, Dinsos Karangasem Usul Pemberian Sanksi Adat
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Persoalan gepeng belakangan ini kembali mencuat di Bumi Lahar. Beberapa waktu lalu, sejumlah daerah bahkan sempat juga memulangkan puluhan gepeng yang kedapatan beraksi di luar Kabupaten Karangasem.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karangasem, I Gede Basma saat ditemui Senin (26/04/2021) membenarkan prihal pemulangan puluhan gepeng tersebut ke kabupaten Karangasem.
"Ya memang benar beberapa waktu ini ada pemulangan gepeng dari beberapa Kabupaten, saat ini kita masih upayakan untuk mencarikan solusi seperti memberikan keterampilan agar mereka tidak turun lagi menjadi gepeng," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, untuk merubah kebiasaan tersebut bukanlah pekerjaan mudah, hal ini dikarenakan mereka yang menjadi gepeng bisa mendapatkan penghasilan lebih dari pada bekerja sebagai buruh harian, sehingga untuk mengatasi masalah tersebit tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saha melainkan diperlukan peran kerja sama semua pihak.
"Cukup sulit untuk merubah mindset mereka, karena sudah terbiasa seperti itu, sehingga tidak mau bekerja. Untuk sementara sambil mencari solusi kita ajarkan mereka keterampilan - ketrampilan," terang Basma.
Disamping memberikan keterampilan, pihak Dinas Sosial juga berencana akan berkoordinasi dengan pihak Desa Adat setempat untuk membuat semacam sanksi adat sebagai efek jera agar nantinya tidak menggepeng kembali.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1515 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1142 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 988 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 875 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik