Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Jelang Iduladha, Harga Ayam Potong di Pasar Badung Masih Stabil
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Harga daging ayam potong di Pasar Badung, Kota Denpasar, masih terpantau stabil menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Hingga Kamis (14/5/2026), harga ayam potong masih berada di kisaran Rp38 ribu per kilogram.
Meski harga belum mengalami kenaikan, para pedagang mengaku penjualan daging ayam masih cenderung sepi dibanding harapan menjelang hari besar keagamaan.
Salah satu pedagang ayam potong, I Gusti Nyoman Ayu mengatakan, harga jual ayam potong saat ini masih bertahan normal tanpa kenaikan signifikan.
"Harga masih seperti biasa, Rp 38.000,- per hari ini," jelasnya, Kamis pagi, (14/5/2026) di sela aktivitasnya memotong daging ayam di Pasar Badung, Kota Denpasar, Provinsi Bali.
Menurutnya, dengan kondisi harga yang stabil, penjualan di lapaknya rata-rata hanya mencapai 50 kilogram per hari.
"Untuk di lapak saya. Ya, hanya mampu menjual 50 Kilogram saja per harinya," jelasnya.
Ia menambahkan, hampir seluruh bagian ayam potong masih diminati pembeli maupun pelanggan tetap di pasar tradisional tersebut.
Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Nyoman Widia. Ia menyebut harga ayam potong hingga kini belum mengalami perubahan menjelang Idul Adha tahun ini.
"Harga jual daging ayam masih saya jual Rp 38.000,- per kilogramnya. Jadi belum ada kenaikan harga daging ayam ini," ucapnya.
Namun demikian, kondisi pasar menurutnya masih relatif sepi. Penjualan harian daging ayam potong bahkan hanya berkisar 10 hingga 30 kilogram per hari.
"Penjualan daging ayam potong ini. Ya masih segini-gini aja Ya, sepi. Paling per hari Saya hanya mampu menjual 10 hingga 30 Kilogram daging ayam ini perharinya," terangnya.
Ia memperkirakan lemahnya daya beli masyarakat dipengaruhi kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Menurutnya, banyak masyarakat Bali yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata, sementara kunjungan wisatawan masih dalam musim sepi (low season).
Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap pola belanja masyarakat, terutama saat harga sejumlah kebutuhan pokok masih relatif tinggi dibanding sebelumnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3215 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 716 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 663 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman