Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Sopir Sekretariat DPRD Klungkung Mengaku Dipukul Oknum Dewan di Kafe IB Mantra Gianyar
bbn/ilustrasi/Sopir Sekretariat DPRD Klungkung Mengaku Dipukul Oknum Dewan di Kafe IB Mantra Gianyar.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Niat membantu justru berujung dugaan penganiayaan. Seorang sopir di Sekretariat DPRD Kabupaten Klungkung, I Wayan Murdiana, mengaku menjadi korban pemukulan oleh seorang anggota DPRD Klungkung berinisial KD di sebuah tempat hiburan malam wilayah Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Senin (25/5/2026) malam.
Peristiwa tersebut bermula saat korban menerima panggilan telepon sekitar pukul 14.00 Wita. Murdiana mengaku diminta datang untuk menjemput sekaligus menemani terlapor di sebuah kafe atau bar di kawasan Jalan Ida Bagus Mantra, Gianyar. Menurut pengakuannya, saat tiba di lokasi, kondisi terlapor diketahui sedang mengonsumsi minuman beralkohol.
"Saya datang karena khawatir. Saya hanya ingin membantu dan memastikan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," tuturnya.
Awalnya situasi di lokasi disebut masih berjalan normal. Namun suasana berubah ketika terlapor diduga mulai emosi di dalam tempat hiburan tersebut.
Murdiana mengaku sempat mencoba menenangkan situasi agar tidak semakin memanas. Namun upayanya justru berujung dugaan pemukulan. "Saya berusaha menenangkan, tapi malah dipukul," ungkapnya.
Korban kemudian berusaha meninggalkan lokasi karena merasa situasi sudah tidak kondusif. Ia juga disebut mencoba mencari saksi dan rekaman CCTV guna memastikan kronologi kejadian yang dialaminya. Namun menurut pengakuannya, dugaan penganiayaan kembali terjadi saat dirinya sudah berada di luar area kafe.
Akibat insiden tersebut, korban mengaku mengalami pembengkakan pada bagian pipi serta nyeri di area dagu dan pelipis. Pada malam yang sama, korban mendatangi kantor kepolisian untuk mencari kejelasan hukum terkait kejadian yang dialaminya.
Meski demikian, tak lama setelah kejadian, korban mengaku telah bertemu dengan terlapor dan persoalan tersebut akhirnya diselesaikan secara damai.
Terpisah, Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Suardita mengatakan hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait dugaan penganiayaan tersebut, baik di Polsek Blahbatuh maupun di Polres Gianyar. "Bila nanti ada perkembangan akan kami info," jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5735 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan