Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 1 September 2026
Jelang SEA Games, Malaysia Fokus Ke Kualifikasi Piala Asia 2023
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Timnas Malaysia disebur lebih fokus ke Kualifikasi Piala Asia 2023 meski SEA Games 2021 bakal digelar dalam waktu dekat. Pelatih Malaysia U-23 Brad Maloney menyinggung soal formasi.
Dia mendukung pemainnya untuk membela timnas senior Malaysia daripada U-23 dan mengaku telah membicarakannya dengan Kim Pan-gon.
Maloney mengatakan bahwa dirinya akan mengalah untuk tim senior. Jika pelatih asal Korea Selatan itu membutuhkan pemain dari tim U-23, maka hal itu tidak masalah.
"Saya sudah berbicara mengenai masalah ini bersama Kim Pan-gon. Kami akan bertemu sekali lagi sebelum menyelesaikan masalah itu," ucap Maloney dikutup dari Sinar Harian pada Kamis (7/4/2022).
"Namun, saya akan lebih mengutamakan pemain-pemain untuk ke tim senior. Sebab, hal itu lebih penting karena ada misi yang besar," imbuhnya.
Kendati demikian, pada laporan lainnya Brad Maloney ingin meraih hasil positif di SEA GAmes 2021 mendatang. Sekali lagi, dengan catatan ia bisa mendapatkan pemain inti di tim U-23.
"Kalau bisa mendapatkan pemain inti, kami akan melakukannya dengan baik. Kita perlu kerja sama dari tim Liga Malaysia," kata pelatih asal Australia tersebut.
Jadwal SEA Games 2021 dan Kualifikasi Piala Asia 2023 sendiri memang berdekatan, sehingga membuat kebingungan beberapa negara.
SEA Games 2021 sendiri akan berlangsung pada Mei 2022 di Vietnam. Sedangkan Kualifikasi Piala Asia 2023 dimulai Juni mendatang dan Malaysia akan menjadi tuan tumah di fase grup melawan Turkmenistan, Bahrain, dan Bangladesh. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun