Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Kasus Positif Covid-19 di Bali Mencapai 140 Orang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hari ini ada pertambahan kasus positif covid 19 sebanyak 5 orang, dimana 4 orang pernah melakukan perjalanan ke luar negeri atau PMI dan 1 orang merupakan transmisi lokal atau akibat kontak dengan orang yang positif sebelumnya. Jumlah akumulatif positif covid-19 di Bali sampai hari ini adalah 140 orang. Terdiri dari 8 orang WNA, dan 132 WNI.
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, 132 WNI yang positif, mayoritas yakni 92 orang merupakan imported case (terinfeksi di luar Bali) dimana 88 orang merupakan PMI dan 4 orang non PMI (punya riwayat perjalanan, namun bukan PMI).
Sedangkan 16 orang tercatat terinfeksi dari daerah lain terjangkit dan 24 orang terinfeksi di Bali (transmisi lokal).
"Kabar gembira datang dari 4 orang yang sudah dinyatakan sembuh, sehingga jumlah akumulatifnya hingga hari ini adalah 42 orang. Tidak ada penambahan pasien meninggal, jumlahnya tetap 3 orang. Sedangkan yang masih dalam perawatan adalah 95 orang, tersebar di 11 RS rujukan," jelas Dewa Indra dalam keterangan persnya, Senin (20/4) petang, di Kantor Diskominfos Provinsi Bali, Denpasar.
"Sumber utama kasus positif covid 19 untuk saat ini di Bali adalah "imported case". Kita terus perkuat dan perkuat lagi pintu-pintu masuk Bali baik Bandara dan pelabuhan. Semua PMI wajib mengikuti prosedur rapid test, demikian pula di pelabuhan,"imbuhnya.
Lebih lanjut dikatakan, mereka yang terindikasi positif, ditangani penuh oleh pemerintah Provinsi Bali baik di Bandara maupun pelabuhan. Mereka diarahkan untuk mengikuti tes lanjutan di tempat karantina yang dikelola Gugus Tugas Provinsi Bali.
Rapid Test
Sampai dengan 19 April, Gugus Tugas telah melakukan Rapid Tes terhadap sebanyak 18.335 orang yang beresiko. Mereka terdiri dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di bandara dan pelabuhan Benoa serta Gilimanuk. Juga kepada tenaga medis yang bertugas di berbagai RS, petugas di bandara, tim rapid tes dan personil lainnya yang berhubungan langsung dengan kelompok beresiko.
Selain itu, Gugus Tugas juga melaksanakan tes dengan merode PCR bagi sampel SWAB sdari orang yang beresiko. Sampai tanggal 19 April, jumlah sampel yang sudah dites adalah 1.638.
"Penggunaan rapid tes dan PCR digunakan untuk mengidentifikasi infeksi Covid-19, ini penting untuk menentukan langkah antisipasi dan penanganan yang akan diberikan, serta untuk melakukan penelurusan kontak (tracing),"ujarnya.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8484 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5831 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar