Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Kasus Positif Tembus 113 Orang, Masihkah Percaya Bali Disebut Kebal Corona?
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Media yang berbasis di Hong Kong, Asia Times menulis artikel yang berjudul 'Bali's mysterious immunity to Covid-19' pada 14 Maret 2020 yang membahas mengapa di Bali dengan penduduk 4,2 juta jiwa memiliki kasus corona yang sedikit.
[pilihan-redaksi]
Terlebih hingga per Kamis (16/4/2020) korban meninggal virus corona di Bali baru tercatat 2 WNA. Dan korban yang paling banyak sejauh ini terkonsentrasi di Pulau Jawa. Padahal, dari catatan Asia Times jumlah wisman China yang datang ke Bali sempat meningkat pada bulan Januari, dimana bulan yang sama Wuhan sebagai kota pertama yang memunculkan kasus virus ini ditetapkan untuk Lockdown.
Bahkan, wisman China pun masih datang pada 5 Februari hingga diputuskan untuk melarang penerbangan dari China dalam beberapa hari berikutnya. Namun yang menjadi catatan adalah hingga per 16 April 2020, kasus positif corona di Bali telah menyentuh angka 113 pasien, terjadi penambahan 5 orang dari hari sebelumnya yang mencapai 98 orang dengan rincian 105 WNI dan 8 WNA.
Kendati demikian catatan kesembuhan juga mengalami kenaikan dimana pada 16 April tercatat 32 pasien covid-19 sembuh dengan rincian 28 WNI dan 4 WNA. Untuk pasien positif yang masih dalam perawatan (kasus aktif) tercatat 79 orang terdiri 77 WNI dan 2 WNA. Hingga per hari ini juga masih bertahan di angka 2 orang yang meninggal.
Bertambahnya kasus positif menandakan Bali tidak boleh lengah dengan citra kebal yang disebutkan oleh media asing tersebut. Terbukti dari data per 15 April 2020 lalu rilis Gugus Tugas Covid-19 Bali mencatat 91 orang WNI yang positif dapat dirinci 63 orang merupakan imported case atau terinfeksi di luar negeri dan 13 orang terinfeksi di daerah lain.
Sedangkan 13 orang transmisi lokal atau terinfeksi di Bali atau melakukan kontak dengan orang yang positif di Bali. Sedangkan ada 2 positif yang masih diinvestigasi, karena yang bersangkutan belum bisa dipastikan dimana tepatnya dirinya terinfeksi.
Ini menandakan kasus penularan memang nyata terjadi dengan adanya kasus transimisi lokal. Ketimbang terbawa ilusi kebal dengan corona,
lebih baik tetap waspada karena virus tidak memandang daerah asal, atau mereka yang berpenghasilan tinggi atau rendah. Begitu juga tidak hanya terjadi pada para Pekerja Migran saja yang terlanjur distigma "Pembawa Penyakit", namun bisa juga menulari nenek di Karangasem yang jarang berhubungan dengan dunia luar bahkan mereka yang sebelumnya divonis positif.
Lantas apakah kita masih percaya dengan Bali masih kebal corona sepeti halnya dulu ketika Indonesia pernah jumawa karena diantara negara tetangga sudah mengumumkan kasus positif, negeri ini belum mengumumkan kasus positif. Yang akhirnya, setelah terkonfirmasi kasus pertama, jumlahnya hingga saat ini sudah membludak mencapai 5 ribu kasus lebih.
Reporter: bbn/opn
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8484 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5831 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar