Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
KMHDI Soroti Eksploitasi Anak di Kota Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menyoroti kembali banyaknya anak kecil yang berjualan asongan di jalanan seputaran Kota Denpasar, PC KMHDI Denpasar gelar Focus Group Discussion (FDG) pada sabtu (14/12) di Gedung LPMP Denpasar.
Kondisi ini bertolak belakang dengan Pemerintah Kota Denpasar yang kembali setelah empat kali meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak Tingkat Nasional, dalam Penganugerahan Kabupaten dan Kota Layak Anak 2019 yang dilaksanakan bertepatan dengan memperingati Hari Anak Nasional 2019.
Realitanya masih banyak anak-anak di bawah umur menjadi gelandangan, serta berjualan dengan membawa kotak berisik tisu dan minuman di seputaran kota Denpasar.
"Dengan barang dagangan yang serupa tidak hanya satu atau dua anak, sehingga kami mencurigai bila adanya orang yang mengorganisir anak-anak tersebut" ungkap Ketua PC KMHDI Denpasar Putu Asrinidevy saat diskusi berlangsung.
Putu Asrinidevy mengharapkan pemerintahan Kota Denpasar segera dapat menanggapi keadaan tersebut, meskipun anak-anak tersebut bisa jadi tidak berasal dari Denpasar.
"Namun masalahnya jika anak jalanan ini bukan dari kota denpasar maka ini tidak dihiraukan oleh pemerintah, serta isu yg beredar anak-anak ini bukan asli dari daerah Bali," tambahnya.
Ketua Pimpinan Daerah KMHDI Bali I Komang Dyana Putra yang sebagai pemantik dalam kegiatan FGD tersebut mengharapkan KMHDI bisa berperan membantu pemerintah Kota Denpasar dalam mempersiapkan aset bangasa utamannya meningkatkan kualitas SDM untuk menyonsong demokratif kedepannya.
"Semoga PC KMHDI Denpasar mampu segera mengeksekusi hasil dari Focus Group Discussion (FGD), terutama dalam membentuk tim yang turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengkajian dan penelitian yang mengungkapkan bahwa bagai mana realitas anak jalanan di Denpasar yang menyandang sebagai Kota Layak Anak Tingkat Nasional," jelasnya.
Ditemui pada kesempatan yang sama Ketua PC KMHDI Badung I Kadek Suwawa Kiki Kesuma Dewa sangat mengapresiasi dan mendukung penuh terkait tindak lanjut yang dilakukan PC KMHDI Denpasar dalam menanggapi isu eksploitasi anak ini.
"FGD ini sebagai salah satu bentuk konsistensi PC KMHDI Denpasar dalam menyorotin persoalan di Kota Denpasar, pada tahun 2017 PC KMHD Denpasar juga telah mengangkat isu ekploitasi anak, walaupun tidak direspon baik oleh Pemerintah. Semoga Kali ini isu tentang Anak ini benar-benar bisa diselesaikan," jelasnya.
Focus Group Discussion diakhiri dengan deklarasi PC KMHDI Denpasar yang mendesak PD KMHDI Bali membentuk tim khusus bersama-sama untuk mengkaji dan menindak lanjuti terkait eksploitasi anak di Kota Denpasar.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8499 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5843 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3664 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2493 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar