Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Korsel Ungkap Reaktor Nuklir Korut Bakal Beroperasi Penuh 2024
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Korea Selatan mengungkapkan reaktor nuklir air ringan eksperimental milik Korea Utara kemungkinan bakal beroperasi penuh pada musim panas 2024 mendatang.
Menteri Pertahanan Korea Selatan Shin Won-sik mengatakan Seoul telah mendeteksi tanda-tanda air pendingin yang dikeluarkan dari reaktor sejak musim panas lalu. Ia lantas memprediksi bahwa Korut kemungkinan bakal menempatkan reaktor nuklir dalam operasi penuh satu tahun ke depan sejak itu.
"[Reaktor] saat ini sedang dalam uji coba untuk perbaikan peralatan dan fasilitasnya," kata Shin, seperti dikutip The Korea Times, Jumat (29/12).
"Diperkirakan akan beroperasi normal pada musim panas mendatang," lanjut Shin.
Korea Utara mulai membangun reaktor eksperimental lebih dari satu dekade lalu, yang diketahui memiliki kapasitas lebih besar daripada reaktor 5 megawatt di Yongbyon.
Reaktor ini digunakan Korut untuk memproduksi plutonium. Plutonium adalah unsur radioaktif untuk bahan senjata nuklir.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun sejak lama mengeluarkan beberapa resolusi penjatuhan sanksi kepada Korea Utara karena telah mengembangkan senjata nuklir dan kegiatan terkait.
Meski begitu, menurut Shin, reaktor nuklir Korut kali ini tidak digunakan untuk memproduksi plutonium. Sebab reaktor nuklir air ringan, kata dia, biasa dipakai untuk pembangkit listrik.
"Korea Utara bisa mengujinya untuk memberi daya pada daerah Yongbyon," ujarnya.
"Jika itu untuk tujuan militer, Korea Utara telah mencoba membuat kapal selam taktis bertenaga nuklir dan reaktor air ringan dapat digunakan untuk uji coba guna mengembangkan reaktor kecil," kata Shin melanjutkan.
Kapal selam bertenaga nuklir adalah salah satu dari lima proyek pertahanan utama yang ditetapkan Korut untuk dikembangkan pada pertemuan partai 2021 lalu.
Lebih jauh, Shin juga menyebut bahwa reaktor milik Korut bisa digunakan untuk memproduksi tritium, bahan untuk membuat bom hidrogen.
Pada Kamis (28/12), pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mendesak Partai Komunis mempercepat persiapan perang, termasuk pengembangan program senjata nuklir.
Kim meminta demikian setelah kepalang kesal dengan sikap Amerika Serikat dan Korea Selatan yang dinilai kerap memprovokasi Korut dengan mengadakan latihan militer bersama di Semenanjung Korea.
Kim pun menegaskan bahwa "situasi militer di Semenanjung Korea telah menjadi ekstrem karena konfrontasi Amerika Serikat yang anti-Korut yang belum pernah terjadi sebelumnya."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1499 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1130 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 978 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 866 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik