Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Maha Bandana Prasadha Jadi Daya Tarik Wisatawan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kota Denpasar yang tak pernah lepas dari kegiatan berkesenian, budaya hingga berbagai peringatan peristiwa heroik yang dirangkum dalam sebuah pagelaran menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal dan mancanegara.
[pilihan-redaksi]
Kali ini , Pemerintah Kota Denpasar kembali menggelar Parade Gong Kebyar dan Kesenian Klasik serangkaian peringatan Puputan Badung ke-113 yang dikemas dalam kegiatan Maha Bandana Prasadha 2019 di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Jumat (27/9).
Peringatan Puputan Badung bertajuk 'Puputan Badung Diva Prabha Tandava' yang bermakna memuliakan taksu dengan semangat Puputan Badung sangat diminati masyarakat hingga wisatawan mancanegara. Diawali dengan penampilan seni klasik dari Sekaa Kesenian Klasik Angklung Sekar Mangaronce, Desa Adat Yangbatu bersama Sekaa Kesenian Klasik Angklung Wanita Bhakti Suara Kanti, Banjar Padang Sumbu Kelod Desa Padangsambian mendapat sambutan hangat para penonton.
Tak kalah hebohnya pada sesi kedua yakni pagelaran parade sekaa gong kebyar wanita menampilkan Sekaa Gong Wanita Giri Swara SMAN 8 Denpasar bersama Sekaa Gong Wanita Sri Dhara Prajna SMAN 3 Denpasar. Tampak ratusan masyarakat dan penikmat seni hingga generasi milenial berbaur memenuhi stage di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Pada sesi ketiga adapun pegelaran sekaa ging kebyar anak-anak yang menampilkan Sekaa Gong Anak-anak Asti Swetha Swara Kelurahan Sesetan bersama Sekaa Gong Anak-anak Lestari Budaya Banjar Meranggi Kesiman.
Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara yang tampak hadir dari awal sesi hingga akhir pagelaran mengatakan penguatan seni budaya telah menjadi komitmen Pemkot Denpasar dalam pemberdayaan dan pelestarian potensi seni budaya yang ada di perkotaan.
“Pemberdayaan dilaksanakan mulai dari jenjang anak-anak dengan penguatan sejak dini yang nantinya diharapkan mencapai “taksu” atau jiwa berkesenian. Selain itu, ruang berkesenian wajib diberikan kepada para seniman untuk berekspresi,” ucapnya.
[pilihan-redaksi2]
Hal ini tentu telah dilakukan Pemkot Denpasar dalam wadah yang ada, serta didukung dalam puncak berkesenian masyarakat pada Maha Bandana Prasada dan Denpasar Festival. Selain itu, juga penghargaan sebagai apresiasi pemerintah kepada para seniman menjadi peran penting kelanggengan pelestarian kebudayaan di Kota Denpasar.
Lebih lanjut Jaya Negara mengatakan dengan visi sebagai kota cerdas berwawasan budaya, tercermin melalui pelestarian seni budaya di Kota Denpasar. Salah satunya yang setiap tahunnya rutin digelar adalah parade gong kebyar.
"Melalui parade gong kebyar dan kesenian klasik bertujuan mencari bibit potensial seniman Kota Denpasar selain sebagai ajang melestarikan adat seni budaya khususnya kebudayaan tidak benda,” ujarnya. (bbn/humasdenpasar/rob)
Reporter: bbn/gus
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8523 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5869 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3684 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2515 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar