Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Masih Zona Merah, Tabanan Gencarkan Penertiban Prokes
BERITABALI.COM, TABANAN.
Hingga awal tahun 2021, Kabupaten Tabanan rupanya masih belum bisa bergeser dari zona merah status perkembangan Covid-19.
Berbagai upaya pun telah dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, mulai dari masifnya gerakan 3T (Tracing, Testing dan Treatment), terbaru juga telah dibentuk tim 'enforce' kerumunan.
Bahkan selama masa libur Natal dan Tahun Baru, petugas tak henti melakukan pendisiplinan masyarakat terkait dengan penerapan protokol kesehatan menyasar sejumlah Obyek Wisata yang rentan terjadi kegiatan kerumunan.
Seperti disampaikan Kepala Satpol PP Tabanan, I Wayan Sarba yang juga Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan, untuk penerapan protokol oleh masyarakat dari pantauan selama ini sudah cukup baik.
Hanya saja memang masih ditemukan masyarakat yang belum memakai masker dengan benar yakni menutup hidung dan mulut dengan baik. Terkait itu, petugas juga sudah langsung memberikan pembinaan.
"Misalnya saja tadi di kebun raya Bedugul, ditemukan ada 20 orang tidak menggunakan masker dengan baik, sudah langsung kami beri pembinaan," terangnya, Jumat (1/1).
Di sisi lain, Sarba mengakui untuk pergantian malam tahun baru, Kamis (31/12), kondisi di wilayah kabupaten Tabanan relatif kondusif. Meski ada ditemui kerumunan di sejumlah titik, tetapi sudah langsung diminta bubar untuk pulang ke rumah masing-masing.
"Semua berjalan aman, tertib, ada satu dua kerumunan kita langsung bubarkan dan suruh ke rumah masing masing," ujarnya.
Ketegasan yang dilakukan oleh Satgas ini, lanjut kata Sarba sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran virus Covid-19 khususnya di Kabupaten Tabanan yang masih zona merah.
"Jadi jangan sampai kendur, Tabanan masih zona merah, peningkatan kasus masih terus ada," terangnya.
Dihubungi terpisah Koordinator bidang informasi publik, Putu Dian Setiawan juga merilis data untuk Jumat (1/1) terjadi 16 kasus tambahan terkonfirmasi positif, dan masih didominasi klaster keluarga atau hasil kontak erat pasien positif sebelumnya dengan tanpa gejala.
"Disamping kegiatan 3T tetap masif dilakukan oleh Satgas untuk bisa menekan angka kasus tambahan," ucapnya.
Selain 16 tambahan kasus baru, Dian Setiawan juga melaporkan adanya 19 pasien positif telah dinyatakan sembuh.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1518 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1144 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 991 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 876 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik