Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
Operasi Yustisi, Ada Warga Gunakan Baju Pengganti Masker
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tak hanya memberi sanksi denda administrasi, Tim Pemburu Pelanggar Prokes Covid-19 (TP3 Covid-19) terdiri dari anggota Polri, TNI dan Satpol PP Provinsi Bali juga memberikan sanksi sosial kepada para pengendara dan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (prokes) yang daerahnya masuk kriteria zona merah Covid-19.
Sekitar pukul 09.00 WITA, kegiatan operasi yustisi digelar di Jalan Kerta Negara dan Pasar Poh Gading Ubung Kaja, Denpasar, Kamis (4/3/2021). Kemudian pindah lokasi menuju Jalan Antasura Peguyangan, Denpasar Utara, tepatnya di depan Warung Mina. Lokasi ketiga yaitu di Jalan Prof. Moh. Yamin, Renon, Denpasar.
Warga yang tidak membawa masker, diminta membayar denda sebesar Rp 100 ribu dan dikalungi kertas bertuliskan “Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19”. Sedangkan untuk WNA yang melanggar prokes dikenakan denda sebesar Rp1 juta dan sanksi sosial yang sama.
Dari operasi di tiga lokasi tersebut, petugas menjaring 20 pelanggar, yaitu 8 orang diberi teguran lisan, 2 orang teguran tertulis, 8 orang bayar denda Rp 100 ribu dan 2 orang lagi dipanggil ke kantor Satpol PP.
Diantara pelanggar itu, disamping tidak menggunakan masker dengan benar, juga ditemukan pelanggar yang tidak membawa masker. Lucunya ada masyarakat yang menggunakan baju yang dipakainya untuk dijadikan masker begitu melihat ada operasi yustisi.
Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol. Firman Nainggolan, S.H. M.H. selaku Karendal Ops Aman Nusa Agung II-2021 mengatakan, pemberian sanksi denda administrasi Rp 100 ribu dan sanksi sosial dilakukan karena penambahan kasus positif Covid-19 di wilayah Kota Denpasar terus mengalami peningkatan.
“Lokasi operasi yustisi adalah daerah yang statusnya zona merah Covid-19. Untuk itu upaya kita mendisiplinkan warga agar patuh terhadap prokes akan terus dilakukan. Penyebaran Covid-19 ini sangat cepat dan sulit diprediksi. Virus ini tidak memandang orang itu kaya, miskin atau pejabat. Jika tidak patuh terhadap prokes sangat berpotensi terpapar Covid-19,” kata Kombes Pol. Firman Nainggolan, S.H. M.H.
Karo Ops mengaku prihatin dengan adanya penambahan jumlah kasus Covid-19 di wilayah Kota Denpasar.
Ia menekankan kepada seluruh personel Polda Bali yang terlibat dalam Ops Aman Nusa Agung-2021 agar lebih gencar melaksanakan sosialisasi, memberikan imbauan protokol kesehatan dan tak segan-segan menindak pelanggar prokes.
“Alasan pelanggar, semuanya mengaku lupa. Padahal kita sudah sering ingatkan. Kegiatan yustisi akan terus dilaksanakan dengan sanksi denda administrasi dan sanksi sosial untuk memberikan efek jera kepada pelanggar, agar patuh terhadap protokol kesehatan, terutama menggunakan masker,” tegas Karo Ops Polda Bali.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8453 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5809 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3636 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2463 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar