Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Pendaki Tersesat dan Alami Sakit pada Kaki di Gunung Agung
Rekomendasi PVMBG Tidak Dihiraukan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tim SAR kembali melakukan evakuasi oknum pendaki nakal yang mengalami kendala saat melakukan aktivitas pendakian di Gunung Agung pada Jumat sore, (02/07/2021).
Informasi yang diperoleh, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima laporan dan permintaan bantuan untuk evakuasi kurang lebih pukul 11.00 WITA terhadap seorang pendaki (inisial) SN (17) yang mengalami keluhan pada bagian kakinya.
SN sendiri mendaki bersama 5 orang rekannya, dimana meraka memulai pendakian pagi tadi sekitar pukul 03.00 WITA. Hanya saja sekitar 6 jam perjalanan, mereka dilaporkan tersesat dan salah satunya yaitu SN mengalami keluhan sakit pada kakinya.
Koordinator Pos SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiyadnyana membenarkan laporan permintaan evakuasi pendaki tersebut saat dikonfirmasi.
Ia menerangkan, setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung mengerahkan sedikitnya 11 orang personel untuk melaksanakan evakuasi.
"Kita berkoordinasi dengan warga dan para pemandu lokal untuk melakukan evakuasi dari jalur Pasar Agung, Desa Sebudi," ujarnya.
Tim kemudian langsung melakukan pencarian ketitik lokasi yang telah diperkirakan, sekitar pukul 15.27 WITA, tim akhirnya berhasil menemukan rombongan pendaki tersebut.
Para pendaki tersebut ditemukan dlam keadaan selamat, mereka kemudian dituntun turun oleh tim SAR setelah diberikan pertolongan pertana kepada pendaki yang mengalami keluhan sakit kami.
"Tadi kita tiba di Pasar Agung sekitar pukul 16.46 WITA, untuk kondisi target masih cukup stabil hanya saja kakinya masih terasa sakit tetapi bisa perlahan berjalan menuruni gunung, semuanya tiba dalam keadaan selamat," terang Ngurah Eka.
Sementara itu, aktivitas pendakian ke Puncak Gunung Agung sejatinya hingga saat ini masih dilarang mengingat status Gunung tertinggi di Pulau Bali tersebut masih berada di level II Waspada dengan perkiraan radius zona perkiraan bahaya sejauh 2 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung.
Bahkan, dalam perkembangan terkini aktivitas vulkanik Gunung Agung, PVMBG sendiri sudah sangat jelas setiap hari pukul 24.00 WITA menyertakan rekomendasi terkait pelarangan aktivitas apapun termasuk pendakian di kawasan zona perkiraan bahaya tersebut.
Selain itu, BPBD Karangasem juga telah memasang sejumlah rambu atau papan peringatan dengan menggunakan lima bahasa sekaligus dengan harapan imbauan yang dimaksud bisa dimengerti oleh pendaki sebelum memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Puncak Gunung.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1528 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1149 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1001 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 881 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah