Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Busungbiu Festival 2026 Bangkitkan Budaya dan Ekonomi Warga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kecamatan Busungbiu kembali menunjukkan potensinya sebagai salah satu wilayah unggulan di Kabupaten Buleleng melalui gelaran Busungbiu Festival 2026 yang berlangsung di Lapangan Busungbiu, Sabtu (16/5).
Festival tersebut menjadi momentum kebangkitan budaya lokal sekaligus penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi desa dan UMKM.
Kecamatan Busungbiu selama ini dikenal memiliki kekuatan di sektor pertanian dan perkebunan. Berbagai komoditas unggulan seperti cengkeh, kopi, kakao, dan kelapa menjadi penopang utama ekonomi masyarakat setempat. Selain itu, Busungbiu juga kaya akan seni budaya, tradisi, dan sumber daya manusia kreatif.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra secara resmi membuka Busungbiu Festival 2026 dan menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan festival tersebut.
"Busungbiu Festival 2026 merupakan wadah pelestarian budaya, promosi potensi daerah, serta penguatan ekonomi masyarakat", kata Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat membuka Secara resmi Busungbiu Festival, di Lapangan Busungbiu, Sabtu (16/5).
Menurutnya, festival ini menjadi bentuk nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal berbasis budaya dan ekonomi kerakyatan.
Bupati Sutjidra juga mengapresiasi seluruh masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Busungbiu yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai festival ini menjadi simbol semangat gotong royong masyarakat setelah sekitar tujuh tahun tidak adanya festival tingkat kecamatan di wilayah tersebut.
“atas nama Pemkab Buleleng, saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kecamatan Busungbiu beserta seluruh komponen masyarakat yang telah bekerja keras menyelenggarakan festival ini sebagai wadah pelestarian budaya, penguatan ekonomi masyarakat, sekaligus sarana promosi potensi daerah,” ujarnya.
Selain menjadi ruang pelestarian budaya, Busungbiu Festival juga diharapkan mampu mendorong perkembangan UMKM lokal, industri rumah tangga, dan sektor ekonomi kreatif yang kini terus bertumbuh positif di Buleleng.
Pemerintah Kabupaten Buleleng, lanjut Sutjidra, akan terus memperkuat pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat serta pengembangan pariwisata berbasis alam dan budaya.
“Saya melihat semangat gotong royong masyarakat Busungbiu masih sangat kuat. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi modal penting dalam membangun daerah agar semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ungkapnya.
Bupati asal Desa Bontihing itu berharap Busungbiu Festival tidak hanya menjadi hiburan tahunan, namun juga momentum memperkuat identitas daerah dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni budaya Bali.
"Pemkab Buleleng akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang lahir dari kreativitas masyarakat, khususnya yang mampu mendorong penguatan budaya, pariwisata, ekonomi kerakyatan, dan pemberdayaan masyarakat", tutup Bupati Sutjidra.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli