Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Petani di Manggis Karangasem Keluhkan Ulah Kera Liar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sejumlah petani di beberapa wilayah Kecamatan Manggis, Karangasem mengeluhkan ulah puluhan ekor kawanan kera liar yang kerap masuk ke areal perkebunan hingga ke rumah - rumah warga.
Keluhan para petani tersebut disampaikan oleh salah seorang anggota DPRD Kabupaten Karangasem asal Kecamatan Manggis, I Wayan Tama. Menurutnya ulah jawanan kera liar tersebut sudah dianggap seperti hama bagi para petani.
Tak hanya memakan buah di kebun warga, kera - kera tersebut juga kerap masuk ke rumah - rumah warga mencuri makanan, bahkan telor ternak ayam juga tak luput dari sasaran kera tersebut.
"Kami mendapat keluhan dari para petani seperti di wilayah Desa Tenganan, Nyuh Tebel, Pesedahan, Sengkidu, Yeh poh, jumlahnya bisa sampai ratusan ekor menyebar bahkan hingga di wilayah Candi Dasa," ujarnya.
Sampai saat ini, para petani tak bisa berbuat banyak, meski telah diusir berkali - kali kawanan kera tersebut kembali datang saat para petani pergi meninggal kebun atau membiarkan rumah dalam keadaan sepi.
"Para petani hanya bisa pasrah melihat dan mengusir saja, kalo ini dibiarkan bahaya, sejauh ini belum ada penanganan karena terbentur dengan pecinta binatang," ungkap Tama.
Ia berharap kondisi ini segera mendapat perhatian dari pihak terkait, untuk dilakukan langkah kedepannya sehingga para petani tidak diresahkan kawanan kera liar ini lagi karena dianggap sangat merugikan petani.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1528 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1149 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1001 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 881 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah