Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Petir Picu Kebakaran Pelinggih Pura Kawitan Ki Gusti Celuk Mengwi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Satu atap pelinggih di Pura Kawitan Ki Gusti Celuk di Lingkungan Dukuh Kembang, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, terbakar pada Minggu 15 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WITA. Kebakaran tersebut diduga dipicu sambaran petir saat hujan deras mengguyur wilayah setempat. Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp600 juta.
Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama I Gede Oka Wibawa (39) yang tinggal di dekat lokasi pura. Saat kejadian, saksi sedang berada di dalam rumah ketika mendengar suara petir disertai kilatan cahaya.
Baca juga:
Kerugian Tersambar Petir Rp1,5 Miliar, Pasemetonan Pura Pedarman Arya Gajah Para Buka Donasi
"Dari dalam rumah, saksi mendengar suara petir disertai kilatan di atas rumahnya, saat itu hujan turun," bebernya, pada Senin 16 Maret 2026.
Merasa penasaran, saksi kemudian keluar rumah untuk mengecek kondisi di sekitar rumahnya. Namun saat itu ia tidak menemukan kerusakan pada bangunan rumah miliknya. Setelah itu saksi sempat melakukan persembahyangan di sanggah miliknya.
Usai sembahyang, saksi melihat ke arah bangunan meru di Pura Kawitan Ki Gusti Celuk yang berada tidak jauh dari rumahnya. Ia melihat muncul api sebesar bola lampu dari atap salah satu pelinggih yang terbuat dari ijuk.
Melihat kobaran api tersebut, saksi langsung menyuruh anaknya memukul kulkul sebagai tanda peringatan kepada warga sekitar bahwa telah terjadi kebakaran di pura.
Bunyi kulkul membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung.
"Warga keluar setelah mendengar kulkul bulus dan turut membantu memadamkan api dengan alat seadanya," jelas Ipda Yuni, Senin 16 Maret 2026.
Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas Polsek Mengwi yang datang ke lokasi kemudian mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan sejumlah saksi, serta melakukan olah TKP.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga kebakaran dipicu oleh sambaran petir yang mengenai atap pelinggih saat hujan deras melanda wilayah tersebut.
"Hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga dipicu sambaran petir yang mengenai atap pura saat hujan deras mengguyur wilayah setempat," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5989 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2312 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan