Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
PHDI Selat Kantongi Identitas Pemasang Patung di Gunung Agung
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Setelah Viral di media sosial, hingga disoroti banyak pihak, teka - teki di balik keberadaan beberapa patung misterius di kawasan Pura Tirta Manik Mas Gunung Agung kini mulai menemui titik terang.
Pasalnya, salah seorang yang mengaku sebagai salah satu dari rombongan pemasang patung di kawasan Pura Tirta Manik Mas, Gunung Agung tersebut akhirnya menjalin komunikasi dengan PHDI Kecamatan Selat.
Bahkan dalam waktu dekat ini, menurut informasi yang diperoleh akan ada semacam pertemuan antara pihak yang memasang patung tersebut dengan pihak pengempon serta pihak pihak terkait lainnya.
"Ya benar, Ketua PHDI Selat dengan salah satu orang yang ikut memasang patung sudah sempat berkomunikasi lewat telepon, rencananya pada 30 Januari 2022 mendatang akan ada rapat yang bertempat di Pura Pasar Agung," jelas Sekretaris PHDI Kecamatan Selat, I Wayan Suara Arsana yang juga sekaligus sebagai bagian humas Pura Pasar Agung Sebudi, Selat, Karangasem pada Rabu (26/01/2022).
Seperti diberitakan sebelumnya, patung tersebut diduga dipasang pada 16 Januari 2022 lalu, dimana saat itu ada rombongan pendaki yang berjumlah sekitar 70 orang yang terlihat memakul benda menyerupai patung yang dibungkus dan diangkut mengunakan sebilah bambu (sanan) berkumpul di kawasa Parkir Pura Pasar Agung sekitar pukul 10.00 WITA.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1612 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1524 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1218 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1062 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah