Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Pilkada Klungkung, Pilkada Bersejarah
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Hari ini rakyat Klungkung akan menentukan siapa pemimpin mereka lima tahun ke depan. Tujuh pasangan calon bupati-wakil bupati periode 2008-2013 akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Klungkung.
Banyaknya jumlah pasangan calon menorehkan sejarah tersendiri dalam pilkada di Bali. Disamping itu, majunya tiga pasangan kandidat dari jalur independen (tanpa kendaraan politik) juga mencatat sejarah tersendiri dalam pilkada di Bali.
Tiga pasangan cabup-cawabup yang bertarung lewat jalur independen adalah Ketut Puspawati-Nengah Sudariya (nomor urut 1), Tjokorda Raka Putra-I Ketut Gunaksa (nomor urut 2) dan Nyoman Djinar-I Wayan Mandra (nomor urut 3).
Sedangkan empat kandidat lain diusung oleh partai politik dan gabungan partai politik, yaitu Prof. Ketut Kinog-Dr. Gede Bagus Darmayasa (nomor urut 4) diusung oleh Partai Golkar, I Wayan Chandra-Tjokorda Gede Agung (nomor urut 5) diusung oleh PDIP, Putu Alit-Dewa Gede Ardana (nomor urut 6) diusung oleh PKPB dan Ida Bagus Gd. Rai Pathiputra-Made Landra Haryawan (nomor urut 7) diusung oleh PNIM.
Siapapun pemenangnya akan tercatat dalam sejarah pilkada di Bali, apakah incumbent? calon yang diusung partai politik? atau calon dari independen?
Tujuh pasangan calon akan memperebutkan suara dari 142.007 pemilih terdaftar yang tercatat dalam DPT (daftar pemilih tetap). Jika ketujuh pasangan tersebut tidak berhasil meraih suara minimal 30% maka akan terjadi pilkada putaran kedua, dan ini akan tercatat sebagai sejarah baru dalam pilkada di Bali.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 304 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 293 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang