Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Pisah Ranjang, Nekat Gantung Diri
Jumat, 30 Juni 2017,
21:59 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Karangasem. Sempat cek-cok dengan suami beberapa bulan lalu, seorang wanita paruh baya nekat mengakhiri hidupnyamenggunakan seutas tali dengan cara gantung diri di sebuah pohon melinjo di tengah kebun miliknya, Jumat (30/6).
“Saat itu sekitar pukul 07.00 WITA, saya hendak melaksanakan persembahyangan di pure dekat lokasi kejadian. Saat melintas di sekitar tempat tersebut saya melihat Ni Ketut Evayuni tergantung di pohon melinjo,” ujar Ni Made Repen (58) asal Banjar Dinas Bias,
Ababi, Abang, Karangasem selaku saksi yang menemukan pertama kali kejadian tersebut.
[pilihan-redaksi]
Melihat kejadian tersebut Ni Made Repen langsung panik dan berteriak minta tolong. Selang beberapa saat suami beserta warga sekitar mulai berdatangan kelokasi kejadian untuk memberikan bantuan namun nyawa Ni Ketut Evayuni (42) asal Banjar Dinas Bias, Ababi, Abang, Karangasem sudah dalam keadaan kaku dan tidak bernyawa lagi.
Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Abang oleh suami korban I Ketut Suardika (45) asal Banjar Dinas Bias, Ababi, Abang, Karangasem.
Menurut penuturan suami korban, sebelumnya dirinya dengan korban sempat cek-cok dan berujung pisah ranjang selama tiga bulan. Dalam tiga bulan tersebut Ni Ketut Evayuni pulang ke rumah orang tuanya. Namun sekitar dua bulan lalu mereka rujuk kembali setelah dilakukan mediasi yang dibantu oleh aparat Desa Ababi.
Kepolisian Polsek Abang beserta tim dokter dari Puskesmas 1 Abang segera mendatangi lokasi kejadian untuk melaksanakan olah TKP dan memeriksa penyebab kematian korban. Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter Puskesmas 1 Abang I Wayan Restu Adnyana mengatakan, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan hanya ditemukan bekas jeratan tali pada leher korban, selain itu pada bagian kemaluan korban juga mengeluarkan darah.
Sempat disarankan oleh kepolisian dan dokter untuk dilakukan autopsi namun suami korban menolak dan mengatakan sudah mengiklaskan kepergian istrinya tersebut dan tidak menaruh kecurigaan terhadap siapapun. [igs/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
05
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026