Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Positif Covid-19 di Bali Melonjak Karena Gelombang Kedua? Ini Kata Koster
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menanggapi kasus Covid-19 di provinsi Bali yang melonjak beberapa hari terakhir, Gubernur Koster membantah hal itu karena terjadi gelombang kedua melainkan karena gencarnya melakukan penelusuran (tracing) kontak dari orang terkonfirmasi positif Covid-19.
[pilihan-redaksi]
Hal itu disebutkannya usai rapat paripurna tentang Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2019; dan Raperda tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Bali Tahun 2020-2050 di Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (29/6/2020).
Lebih lanjut, ia menjelaskan dari melonjaknya kasus sebagian besar didominasi oleh kasus transmisi lokal terutama karena orang tanpa gejala (OTG).
"Seperti kasus yang bersumber dari transmisi lokal kemarin dari 45 kasus sebanyak 36 dari OTG dan sisanya 9 PDP, sebelumnya ada 106 kasus transmisi lokal 100 dari OTG sisanya 6 PDP," sebutnya.
Untuk penanganan OTG ini, lanjutnya, karena terlihat sehat mereka tetap dikarantina oleh Pemerintah Provinsi lalu diambil Swab. Jika negatif baru kemudian diberlakukan karantina mandiri. "Sekarang dirawat total 630 orang, sebanyak 370 dikarantina sedangkan sisanya kurang dari 300 di Rumah Sakit," ujarnya.
Penerapan tracing ini sebelumnya dilakukan untuk klaster pasar Badung dan Kumbasari karena menjadi tempat dari pedagang yang dari berbagai daerah atau desa-desa di Bali. Sehingga, dampak dari kluster ini, kata dia, mengakibatkan hampir semua desa di Bali merata terkena kasus covid-19.
"Karena kita aktif tracing wilayah terjangkit lalu tes massal seperti di Pasar Galiran dari 1.700 yang dites rapid hasilnya 149 reaktif, 30 keluar positif, begitu juga yang di Denpasar ada 117 sampel Swab uda keluar 30 positif," jelasnya sembari menambahkan rapid test massal ini akan diadakan di 6 desa di Denpasar termasuk wilayah Badung.
Koster mengaku optimistis di tengah melonjaknya kasus covid-19 di Bali tahapan pemberlakukan tatanan Bali Era Baru atau normal baru tetap berjalan.
"Optimis sih optimis, kita berharap, kalau melihat kecenderungannya setelah di rapid dan tes swab tuntas dia dan kemudian ditelusuri yang terkait sama dia, menurut saya itu bagus," tutupnya.
Reporter: Humas Bali Covid 19
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8480 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5829 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar