Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Radja Nainggolan Kritik Liga 1 Usai Bhayangkara Kalah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemain Bhayangkara FC Radja Nainggolan melayangkan kritik kepada PT Liga dan PSSI soal regulasi kartu merah di Liga 1 2023/2024.
Bhayangkara harus mengakui keunggulan Persebaya saat kedua tim bentrok di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (4/2). Guardian kalah 0-1 lewat gol tunggal Paulo Henrique di menit ke-54.
Sehari setelah pertandingan, Radja Nainggolan memberikan komentar di Instagram. Ada yang diunggah di feed dan juga di story.
Namun, komentar Radja Nainggolan di Instastory yang paling banyak disorot. Ia mengeluhkan soal regulasi kartu merah di Liga 1.
Dalam pertandingan tersebut, wasit memberikan kartu merah untuk masing-masing pemain Bhayangkara FC dan Persebaya. Kedua pemain yang menerima kartu merah adalah Sani Rizki Fauzi (Bhayangkara FC) dan Reva Adi Utama (Persebaya).
Radja Nainggolan mengeluhkan soal keputusan wasit yang membiarkan Reva Adi Utama tetap berada di bench meski sudah diganjar kartu merah.
"Sejak kapan Anda dapat kartu merah dan bisa kembali ke lapangan? @PSSI. Belum pernah menyaksikan hal ini sebelumnya," tulis Radja Nainggolan.
Radja juga menyertakan akun PSSI dalam unggahannya itu. Entah ia belum mengikuti akun resmi Liga 1 atau memang sengaja 'menyolek' PSSI soal keluhan regulasi kartu merah.
Unggahan Radja di Instastory mulai jadi pembahasan di media sosial. Sebagian netizen menyebut Radja salah pindah klub yang bermain di kompetisi tak sehat.
Mengenai hasil pertandingan, Radja menyebut Bhayangkara layak mendapatkan hasil lebih baik. Namun, keberuntungan belum memihak klubnya.
"Pertandingan yang sulit bahkan jika kita pantas mendapatkan lebih. Kami terus berusaha menuju tujuan kami."
"Kami bermain dengan baik tetapi hasilnya tidak memihak kami. Semangat tim yang baik hingga akhir dan kami harus bekerja dari banyak hal positif yang telah kami tunjukkan," ujar mantan pemain AS Roma dan Inter Milan itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1496 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1129 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 975 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 862 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik