Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Batur Ultra 2026 Diikuti 6.000 Pelari, Sport Tourism Bali Kian Moncer
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ajang lari lintas alam Mesari Batur Ultra 2026 kembali digelar dengan antusiasme peserta yang melonjak tajam. Event trail running yang berlangsung di kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli ini dipastikan diikuti sekitar 6.000 peserta dari dalam dan luar negeri.
Jumlah tersebut meningkat hampir 50 persen dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 4.000 peserta. Lonjakan peserta ini sekaligus menandakan semakin berkembangnya tren sport tourism di Bali.
Project dan Race Director Batur Ultra, I Putu Agus Darmayuda mengatakan, meningkatnya jumlah peserta menjadi bukti olahraga trail running kini semakin diminati masyarakat.
“Sebagai organizer kami selalu berupaya menghadirkan sesuatu yang baru setiap tahun. Syukur, tahun ini jumlah peserta meningkat cukup signifikan,” ujarnya saat ditemui di Sanur, Denpasar, Sabtu (9/5/2026).
Meski peminat terus bertambah, panitia tetap membatasi kuota pada beberapa kategori lomba. Langkah ini dilakukan demi menjaga kenyamanan peserta sekaligus melindungi kondisi alam di kawasan lintasan.
“Kami tidak ingin membuka terlalu banyak kuota karena harus tetap memperhatikan kenyamanan peserta dan kondisi alam. Harapannya olahraga ini tetap bisa dinikmati bersama dengan aman dan nyaman,” katanya.
Menurut Agus, perkembangan sport tourism di Bali terus menunjukkan tren positif pascapandemi. Selain itu, meningkatnya popularitas olahraga lari juga mendorong masyarakat mulai mencoba trail running yang menawarkan pengalaman berbeda di alam terbuka.
“Sekarang tren lari sedang sangat berkembang. Setelah banyak orang mencoba road running, perlahan mereka mulai tertarik ke trail running. Selain olahraga, aktivitas ini juga membuat peserta lebih dekat dan peduli terhadap alam,” jelasnya.
Batur Ultra 2026 juga akan diramaikan peserta mancanegara. Pelari asing tercatat berasal dari berbagai negara seperti Malaysia, Australia, Hong Kong, China, hingga Singapura.
Digelar di kawasan pegunungan Kintamani dengan kontur alam terbuka, tantangan terbesar dalam pelaksanaan event trail running tetap berasal dari faktor cuaca ekstrem.
“Kalau event di alam terbuka, cuaca memang jadi tantangan utama. Namun sejauh ini pelaksanaan masih berjalan aman dan belum pernah ada kendala besar,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1351 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1034 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 874 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 778 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik