Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Batur Ultra 2026 Diikuti 6.000 Pelari, Sport Tourism Bali Kian Moncer
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ajang lari lintas alam Mesari Batur Ultra 2026 kembali digelar dengan antusiasme peserta yang melonjak tajam. Event trail running yang berlangsung di kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli ini dipastikan diikuti sekitar 6.000 peserta dari dalam dan luar negeri.
Jumlah tersebut meningkat hampir 50 persen dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 4.000 peserta. Lonjakan peserta ini sekaligus menandakan semakin berkembangnya tren sport tourism di Bali.
Project dan Race Director Batur Ultra, I Putu Agus Darmayuda mengatakan, meningkatnya jumlah peserta menjadi bukti olahraga trail running kini semakin diminati masyarakat.
“Sebagai organizer kami selalu berupaya menghadirkan sesuatu yang baru setiap tahun. Syukur, tahun ini jumlah peserta meningkat cukup signifikan,” ujarnya saat ditemui di Sanur, Denpasar, Sabtu (9/5/2026).
Meski peminat terus bertambah, panitia tetap membatasi kuota pada beberapa kategori lomba. Langkah ini dilakukan demi menjaga kenyamanan peserta sekaligus melindungi kondisi alam di kawasan lintasan.
“Kami tidak ingin membuka terlalu banyak kuota karena harus tetap memperhatikan kenyamanan peserta dan kondisi alam. Harapannya olahraga ini tetap bisa dinikmati bersama dengan aman dan nyaman,” katanya.
Menurut Agus, perkembangan sport tourism di Bali terus menunjukkan tren positif pascapandemi. Selain itu, meningkatnya popularitas olahraga lari juga mendorong masyarakat mulai mencoba trail running yang menawarkan pengalaman berbeda di alam terbuka.
“Sekarang tren lari sedang sangat berkembang. Setelah banyak orang mencoba road running, perlahan mereka mulai tertarik ke trail running. Selain olahraga, aktivitas ini juga membuat peserta lebih dekat dan peduli terhadap alam,” jelasnya.
Batur Ultra 2026 juga akan diramaikan peserta mancanegara. Pelari asing tercatat berasal dari berbagai negara seperti Malaysia, Australia, Hong Kong, China, hingga Singapura.
Digelar di kawasan pegunungan Kintamani dengan kontur alam terbuka, tantangan terbesar dalam pelaksanaan event trail running tetap berasal dari faktor cuaca ekstrem.
“Kalau event di alam terbuka, cuaca memang jadi tantangan utama. Namun sejauh ini pelaksanaan masih berjalan aman dan belum pernah ada kendala besar,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4524 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2340 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1045 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun