Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
Rai Mantra: Dosa Tidak Bisa Ditebus, Akui Dosa dan Merenunginya untuk Diampuni
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hari Suci Siwaratri yang diperingati setiap Purwaning Tilem Sasih Kepitu dilaksanakan oleh Umat Hindu di Bali. Tak terkecuali Desa Adat Sumerta yang juga menggelar persembahyangan Hari Suci Siwaratri bersama yang dipusatkan di Pura Dalem Desa Adat Sumerta, Denpasar, Kamis malam (23/1).
[pilihan-redaksi]
Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra beserta jajaran Pemerintah Kota Denpasar. Walikota Denpasar juga turut memberikan Dharma Wacana dihadapan masyarakat dan krama Desa Adat Sumerta.
Bendesa Adat Sumerta, I Wayan Butuantara mengatakan bahwa Hari Suci Siwaratri merupakan momentum penting bagi umat Hindu sebagai ajang mulat sarira atau instrospeksi. Tentunya dalam setiap perayaan rutin dilaksanakan guna memberikan edukasi dan pemahaman bagi masyarakat. Khususnya tentang makna dan tujuan perayaan Hari Suci Siwaratri.
"Dari pelaksanaan persembahyangan yang dilanjutkan dengan beragam kegiatan keagamaan seperti Makekawin, Mageguritan dan Dharma Tula diharapkan memberikan pehamaman bagi masyarakat," jelasnya.
Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra menekankan bahwa Hari Suci Siwaratri merupakan momen untuk merenungi segala perbuatan yang telah dilaksanakan. Tentunya hal ini tidak hanya menjadi hari peleburan dosa, melainkan merenung untuk menjadi lebih baik kedepanya.
Rai Mantra menjelaskan, jika dilihat dari dua suku kata yakni Siwa dan Ratri, maka dapat diartikan sebagai upaya penyucian terhadap kegelapan diri.
"Dosa itu tidak bisa ditebus dengan berbuat dosa, melainkan dengan mengakui dosa dan merenunginya untuk diampuni, hal inilah yang sejatinya kita maknai dalam Hari Suci Siwaratri," ujar Rai Mantra
Lebih lanjut dikatakan, semasih manusia belum sepenuhnya mengetahui dan menyadari akan adanya dosa dalam diri, maka sepanjang itulah akan ada kegelapan. Tentunya Hari Suci Siwaratri sebagai pengingat bahwa dosa itu ada dan harus disadari dan diakui untuk memohon pengampunan.
"Tentunya harus diisi dengan kegiatan yang positif dengan kesadaran, seperti Dharma Tula, Monobrata, Jagra, Upawasa, Mulat Sarira dan mengendalikan Panca Indra sebagai wujud wiweka umat Hindu," pungkas Rai Mantra.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8495 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5838 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3661 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2490 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar