Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di Lombok Tengah Ricuh, 3 Polisi Terluka
Berawal dari Ketidakpuasan Salah satu Caleg
Kamis, 9 Mei 2019,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Rapat Pleno Rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (8/5) malam berlangsung rusuh. Rapat pleno diwarnai aksi massa diduga dari salah satu caleg yang kecewa.
[pilihan-redaksi]
Aksi massa usai sholat terawih sekitar pukul 21.00 wita didepan eks Gedung DPRD Lombok Tengah itu, menyebabkan tiga aparat polisi mengalami luka-luka.
Aksi massa usai sholat terawih sekitar pukul 21.00 wita didepan eks Gedung DPRD Lombok Tengah itu, menyebabkan tiga aparat polisi mengalami luka-luka.
Ada belasan mobil, puluhan sepeda motor diamankan aparat Polres Lombok tengah sebagai barang bukti. Termasuk 3 bom molotov, tumpukan batu, dan pecahan kaca. Hingga saat ini ada 5 orang diamankan diduga sebagai provokator kerusuhan.
Polres Lombok Tengah menerjunkan 300 personel, dibantu 2 pleton dari TNI. Polisi juga mengerahkan 1 water canon, 1 mobil dalmas untuk memukul mundur 200an massa. Kerusuhan bisa diatasi, karena aparat bergerak cepat. Pantauan Beritabali.com di lapangan malam kejadian, massa mulai bergerak usai sholat terawih. Dan rapat pleno dilanjutkan.

Ada salah satu partai meminta agar pleno ditunda karena kehadiran anggota tidak quorum. Salah satunya ketidakhadiran seorang anggota KPU karena sakit.
Namun di luar gedung, massa yang sebelumnya tidak puas atas nama salah satu caleg, sudah mulai bergerak. Lemparan batu, bom molotov mulai terjadi. Kondisi rusuh, hingga menyebabkan 3 aparat polisi mengalami luka-luka.
"Tiga anggota kita terluka kena lemparan batu. Di pelipis dan kaki," jelas Kapolres Lombok Tengah, AKBP Budi Santosa, ditemui di lokasi.
Sementara Ketua KPU NTB, Suhardi Soud ditemui BeritaBali.com di Rapat pleno KPU, Kamis (9/5) di Baliroom Lombok Raya Hotel menjelaskan ada perebutan Dapil, kecamatan Pujut dan Praya Timur.
"Kecamatan pujut memang lebih dinamis, dari pemilu ke pemilu. Ada dugaan kecurangan, dan terus berkembang. Hingga muncul curiga mencurigai," terang Suhardi, seraya meminta Bawaslu untuk mengecek. "Tadi malam memang massa minta rekapitulasi ditunda,"jelasnya lagi.
[pilihan-redaksi2]
Ketua Bawaslu NTB, Muhamad Khuwalid membenarkan situasi terakhir pleno KPU Loteng memanas, sehingga terjadi kekacauan. "Untuk Pujut, sikap Bawaslu tergantung dari fakta," ungkapnya.
Ketua Bawaslu NTB, Muhamad Khuwalid membenarkan situasi terakhir pleno KPU Loteng memanas, sehingga terjadi kekacauan. "Untuk Pujut, sikap Bawaslu tergantung dari fakta," ungkapnya.
Khuwalid menjelaskan ada tiga faktor pemicu kerusuhan." Dari Golkar, Gerindra, dan Demokrat, soalnya disitu," sebutnya.
Bawaslu akan menguji di tingkat pleno, kenapa Pujut ricuh. "Tinggal satu kecamatan saja. Karena persoalan caleg saja, berimbas pada keamanan. Mereka berebut dapil, Pujut dan praya timur," tutup Khuwalid.
Kapolda baru NTB, Brigjen Pol Nana Sujana Kamis siang mendatangi lokasi pasca kerusuhan, Namun tidak ada komentar khusus terkait kerusuhan Rekapitulasi pemilu di Lombok tengah. (bbn/tri/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1509 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1139 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 985 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 874 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026