Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Satu Korban Banjir Bandang Banjar Buleleng Ditemukan Tewas Tertimbun Lumpur
BERITABALI.COM, BULELENG.
Salah satu korban yang terseret banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 13.18 WITA.
Korban ditemukan tertimbun lumpur dan material kayu di sekitar aliran arus banjir, tepatnya di lahan milik warga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bali, I Nyoman Sidakarya mengatakan, identitas korban yang ditemukan masih dalam proses pengecekan oleh petugas medis. Namun dipastikan korban berjenis kelamin perempuan dan berusia dewasa.
Diduga kuat korban merupakan Komang Suci (44), warga Banjar Dinas Ambengan, Desa Banjar. Sebelumnya ia dilaporkan hilang setelah terseret banjir bandang bersama dua anaknya, yakni Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12).
Korban ditemukan dalam posisi tertimbun lumpur serta material kayu yang terbawa derasnya arus banjir.
"Total ada empat korban yang terseret arus banjir. Dua sudah ditemukan dan jenazahnya sudah dievakuasi ke rumah sakit, sementara dua lainnya masih dalam proses pencarian," terangnya.
Sidakarya menjelaskan, operasi pencarian melibatkan ratusan personel gabungan dari Basarnas Bali, Pos SAR Buleleng, BPBD Buleleng, TNI-Polri, serta dibantu warga setempat.
Selain itu, aparat kepolisian juga menurunkan anjing pelacak untuk membantu proses pencarian korban yang masih hilang.
"Semua tim kami kerahkan. Kami juga menurunkan alat berat. Sesuai SOP, proses pencarian akan kami lakukan selama tujuh hari, namun mudah-mudahan dua korban lainnya dapat segera ditemukan," katanya.
Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawan menjelaskan, pencarian terhadap dua korban yang masih hilang dilakukan di tiga titik berbeda.
Tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, sepanjang aliran sungai, hingga ke wilayah muara Pantai Desa Banjar dan Desa Kalianget menggunakan tiga unit perahu karet.
"Di sekitar TKP ada banyak sampah kayu yang menumpuk, itu kami bersihkan sambil mengecek kemungkinan adanya korban. Selain itu daerah sungai juga kami sisir sampai ke arah muara sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer. Kami juga melakukan penyisiran di pinggir pantai Desa Banjar dan Kalianget," tandasnya.
Sementara itu, Bupati Buleleng dr I Nyoman Sutjidra yang meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak banjir mengatakan pemerintah daerah segera membentuk posko terpadu untuk mempercepat penanganan bencana.
"Sedang diupayakan dengan tim yang terdiri dari anggota BPBD, TNI/Polri, Basarnas, Polair. Semua kita libatkan untuk bisa menyisir bantaran sungai sampai pantai di Kalianget," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Buleleng juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani kerusakan bangunan serta membersihkan material dan sampah yang terbawa banjir bandang.
Baca juga:
Banjir Rendam Puluhan Titik di Denpasar
"Ada dua alat berat yang sudah turunkan untuk membersihan bantaran sungai dan di rumah warga yang terdampak," katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat Buleleng, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai dan daerah rawan banjir, agar tetap waspada mengingat cuaca buruk masih berpotensi terjadi.
Selain itu, Pemkab Buleleng melalui Dinas Sosial segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak berupa tenda darurat, selimut, alas tidur, serta kebutuhan pokok.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 290 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 282 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang