Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
Sekda Indra: Dalam Penanggulangan Bencana Tidak Ada Tanggal Merah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Memasuki tahun 2020, Bali akhir akhir ini menghadapi bencana cuaca ekstrim. Dampak yang timbul seperti hujan dengan intensitas tinggi, petir, gelombang pasang, tanah longsor, angin kencang hampir terjadi di seluruh kabupaten/kota se-Bali.
Mencermati kondisi di atas, maka dilaksanakan apel siaga menghadapi bencana, pada hari Minggu, 5 Januari 2020 bertempat di halaman BPBD Provinsi Bali untuk memastikan kesiapan personil, peralatan dan logistik, sarana serta prasarana yang ada.
Sekretaris Daerah Prov. Bali (ex officio Kepala Badan BPBD), Dewa Made Indra didampingi Kalaksa BPBD Provinsi Bali memimpin kegiatan yang dihadiri 157 staf, dan menyampaikan agar seluruh staf menjaga semangat dalam bertugas serta cepat merespon terkait kejadian bencana sebagai implementasi Code of Conduct lembaga penanggulangan bencana ini.
Ditambahkan pula bahwa Kecepatan sebagai kunci BPBD yang harus terus dipelihara bahkan ditingkatkan didalam pelayanan penanggulangan bencana.
Bencana kapan saja dapat terjadi, sehingga kerjasama antar lembaga seperti TAGANA, PMI, BMKG, BASARNAS, PUPR, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan hingga BPBD Kabupaten/Kota untuk terus dipupuk dan ditingkatkan dalam kesiapsiagaan bencana.
"Tidak ada tanggal merah atau hitam, yang ada adalah tanggal hitam dalam penanggulangan bencana, karena urusan bencana urusan kita bersama, jadi harus terus siap siaga," tegas Dewa Made Indra.
Sebagai wujud penguatan jejaring kebencanaan, setelah apel siaga dilanjutkan dengan kunjungan ke BPBD Kabupaten Badung, BPBD Kota Denpasar dan Basarnas di Jimbaran. Secara umum seluruh lembaga sangat siap baik personil, logpal dan sarpras dalam menghadapi bencana.
Dari rangkaian kegiatan pada saat itu, Dewa Made Indra mengimbau seluruh masyarakat Bali untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadap cuaca ekstrem sesuai perkiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, serta diharapkan masyarakat dapat melakukan upaya mandiri (evakuasi dan menghindar) jika ada potensi ancaman bencana.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8495 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5838 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3661 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2490 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar